Pertamina Patra Niaga Dorong Ekonomi Pesisir Kampung Tua Terih
PT Pertamina Patra Niaga terus menguatkan ekonomi masyarakat pesisir di sekitar area operasional perusahaan, dilansir dari Investor Daily. Komitmen tersebut terwujud lewat program community involvement and development Kampung Bahari Si Pelaut di Kampung Tua Terih, Batam. Program binaan Aviation Fuel Terminal Hang Nadim ini mendorong kelompok nelayan dan perempuan mengolah hasil laut menjadi kegiatan produktif.
Jajaran Dewan Komisaris Pertamina Patra Niaga meninjau langsung perkembangan program pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir Batam tersebut.
Kunjungan tersebut dihadiri Komisaris Utama Sabar Yudo Suroso bersama Komisaris Bambang Suswantono dan Wanti Waranei F. Mamahit. Hadir pula Komisaris Independen Siti Zahra Aghnia serta Direktur Kepatuhan dan Kelembagaan Pertamina Patra Niaga Kadek Ambara Jaya.
Manajemen menyerahkan bantuan 1.000 bibit ikan kakap dan 500 bibit ikan nila dalam kunjungan kerja di Kampung Tua Terih. Bantuan bibit disalurkan kepada Kelompok Usaha Bersama Terihindo Jaya Lestari dan Kelompok Wanita Tani Warisan Lestari.
Rombongan manajemen melihat langsung olahan perikanan, kegiatan aquaponik, serta berbagai inovasi ekonomi yang dikembangkan masyarakat setempat. Sabar Yudo Suroso menilai Kampung Bahari Si Pelaut memiliki potensi besar meningkatkan kesejahteraan warga melalui pemanfaatan sumber daya pesisir. "Apa yang dikembangkan di sini menunjukkan bahwa dukungan yang diberikan dapat dimanfaatkan menjadi kegiatan produktif, sarana edukasi, sekaligus produk yang memiliki nilai tambah. Potensinya sangat baik dan perlu terus dikembangkan agar manfaatnya semakin luas," kata Sabar Yudo Suroso.
Program ini melibatkan KUB Terihindo Jaya Lestari, KUB Belian Tuah, KWT Warisan Lestari, dan Poklahsar Sukses Bersama.
Masyarakat mengembangkan budidaya kakap, bawal, kerapu, aquaponik air tawar, hingga pengolahan hasil laut dan rehabilitasi kawasan mangrove. Inisiatif ini berhasil mendongkrak pendapatan kelompok nelayan dan UMKM perempuan dari Rp27,56 juta menjadi Rp68,45 juta. Kenaikan pendapatan tersebut memberikan peningkatan rata-rata sekitar 40% bagi setiap anggota kelompok binaan.
Ketua Poklahsar Sukses Bersama Dian menyebut pendampingan membuat para anggota semakin percaya diri dalam mengembangkan usaha.
Bagi kaum perempuan setempat, program ini membuka akses berkarya sekaligus membantu menambah penghasilan keluarga mereka.
Kontribusi Lingkungan dan Target Berkelanjutan
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora menyampaikan program ini memanfaatkan potensi lokal secara optimal. Kampung Bahari Si Pelaut turut mencatatkan pencapaian lingkungan dengan mengelola 35,24 ton sampah setiap tahunnya.
Program ini berhasil menekan emisi sekitar 113,5 ton CO2-ekivalen per tahun di wilayah pesisir Kampung Tua Terih. Upaya pelestarian kawasan pesisir juga dilakukan lewat aksi penanaman 1.000 bibit mangrove secara berkelanjutan. Langkah ini mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs 14 tentang ekosistem lautan dan pemberdayaan masyarakat pesisir.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow