Pengemudi Mobil Nabrak Petinju Hannah Rapp Hingga Tewas di Texas
Petinju wanita asal Amerika Serikat, Hannah Rapp, meninggal dunia setelah ditabrak sebuah mobil saat bersepeda di FM 159, Brazos County, dekat College Station, Texas, pada Sabtu, 18 Juli 2026 pagi waktu setempat.
Pihak kepolisian dari Kantor Sheriff Brazos County langsung menangkap pengemudi kendaraan bernama Charles Medina, pria berusia 31 tahun, tidak lama setelah insiden tragis tersebut terjadi.
Berdasarkan keterangan pihak berwenang, Rapp yang berusia 26 tahun sedang bersepeda bersama kelompoknya ketika mobil yang dikendarai Medina menyalip mereka dengan jarak yang terlalu dekat. Para pesepeda sempat melambaikan tangan kepada pengemudi tersebut.
Namun, Medina mendadak menghentikan kendaraannya lalu mengundurkan mobilnya secara cepat hingga menghantam Rapp. Petugas medis sempat memberikan pertolongan darurat di lokasi sebelum membawa korban ke rumah sakit setempat, di mana ia kemudian dinyatakan meninggal dunia.
Kepolisian menetapkan Medina sebagai tersangka atas tuduhan pembunuhan tidak berencana atau manslaughter dan menahannya di Brazos Detention Center. Menurut hukum Texas, ancaman hukuman untuk pelanggaran tersebut berkisar antara dua hingga 20 tahun penjara.
Catatan catatan tahanan menunjukkan bahwa Medina memiliki riwayat penangkapan sebelumnya terkait tindakan membahayakan dengan senjata api, penganiayaan yang menyebabkan cedera fisik, serta mengemudi secara ugal-ugalan.
Kepergian Rapp memicu rasa duka yang mendalam dari dunia tinju profesional. Presiden WBC Mauricio Sulaimán menyampaikan belasungkawa resmi atas musibah ini.
"The loss of Hannah Rapp leaves us heartbroken," kata Presiden WBC Mauricio Sulaimán.
Ia mengagumi sosok mendiang tidak hanya di dalam arena pertandingan tetapi juga di luar ring.
"She was an exceptional boxer, but above all, an invaluable member of our boxing family," ujar Mauricio Sulaimán.
Sulaimán juga menyampaikan rasa duka mendalam bagi seluruh pihak yang ditinggalkan.
"We join in the grief that overwhelms her loved ones, her team, and all those who had the privilege of knowing and supporting her throughout her brilliant career," kata Mauricio Sulaimán.
Atlit yang dikenal dengan julukan "Hanarchy" ini pindah ke area Bryan-College Station sekitar dua tahun lalu dan telah bertanding secara profesional dengan rekor delapan kemenangan. Pada Juni lalu, ia berlaga memperebutkan gelar juara dunia kelas bulu wanita WBC melawan Tiara Brown.
Meskipun kalah angka mutlak dalam pertarungan tersebut, Tiara Brown memberikan penghormatan terakhir melalui media sosial kepada mendiang lawan tandingnya.
"was the best dance partner I have ever faced as a pro," kata Tiara Brown.
Brown menegaskan betapa sengitnya persaingan mereka di atas ring.
"We fought a GREAT fight for the fans from the [first] bell to the last," ujar Tiara Brown.
Ia juga merasa bangga pernah bertanding melawan Rapp.
"It was my honor to share the ring with her," kata Tiara Brown.
Penyelidik menyatakan kasus ini sebagai insiden terisolasi dan hingga kini proses penyelidikan serta pengumpulan bukti masih terus berlangsung.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow