Pemerintah Nigeria Tegaskan Otonomi Strategis dan Bebaskan Hakim yang Diculik

Smallest Font
Largest Font

Pemerintah Nigeria menegaskan doktrin otonomi strategis dan membuka peluang investasi asing pada 5 Agustus 2026, bersamaan dengan pembebasan Hakim Pengadilan Tinggi Kebbi, Faruku Hassan Bunza, yang diculik sejak 26 Juli 2026 di Kota Bunza.

Hakim Faruku Hassan Bunza dibebaskan tanpa membayar uang tebusan, meski kelompok penculik menuntutnya, kata Bashir Usman, juru bicara kepolisian Negara Bagian Kebbi.

"Telah dibebaskan hari ini," ujar Bashir Usman, menegaskan penolakan pembayaran tebusan oleh kepolisian.

Polisi kini meningkatkan upaya investigasi untuk menangkap pelaku penculikan yang masih buron, sekaligus memperkuat patroli di wilayah barat laut dan tengah Nigeria yang rawan aksi geng bersenjata.

Wakil Presiden Nigeria Kashim Shettima menyatakan bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Bola Ahmed Tinubu, pemerintah menjadikan diversifikasi ekspor non-migas dan iklim investasi yang kompetitif sebagai pilar utama kebijakan nasional.

Aliyu Bunu Sheriff, Asisten Khusus Bidang Ekspansi Ekspor, menjelaskan bahwa Nigeria menargetkan pengembangan industri halal dengan nilai lebih dari tujuh triliun dolar AS, melalui kerja sama bilateral dengan Arab Saudi di sektor pertanian, kesehatan, energi, dan infrastruktur digital.

Ketua Komisi Masyarakat Nigeria di Luar Negeri (NiDCOM), Abike Dabiri-Erewa, menyatakan komunitas diaspora Nigeria membawa keahlian global dan kemitraan strategis yang mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

"Masyarakat diaspora Nigeria membawa lebih dari sekadar remitansi ke dalam negeri. Mereka membawa keahlian global, intelijen pasar, kredibilitas, dan kemitraan strategis yang dapat menggerakkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan," kata Dabiri-Erewa.

Ia juga mengingatkan perlunya mengubah narasi negatif terhadap warga Nigeria di luar negeri yang banyak berprofesi sebagai tenaga ahli, pengusaha, dokter, dan insinyur.

Kasus penculikan hakim menambah daftar panjang kejahatan geng bersenjata di wilayah tersebut yang juga mencakup serangan desa, pencurian ternak, dan pembakaran pemukiman. Sebelumnya, pensiunan mayor jenderal tentara Rabe Abubakar dan istrinya diculik di Negara Bagian Katsina, dengan Abubakar meninggal saat penyekapan.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed