Pemerintah Cairkan Limabelas Bansos Tahap Tiga Mulai September 2026

Smallest Font
Largest Font

Pemerintah mulai menyalurkan lima program bantuan sosial tahap ketiga untuk periode Juli hingga September 2026 kepada jutaan Keluarga Penerima Manfaat di seluruh Indonesia melalui bank Himbara, PT Pos Indonesia, dan rekening khusus pada September 2026.

Penyaluran bantuan ini memanfaatkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional teranyar untuk meningkatkan akurasi penerima sasaran. Pemutakhiran data secara berjenjang tersebut membagi kelompok kesejahteraan masyarakat ke dalam kategori desil yang bersifat dinamis.

Program Bantuan Pangan Non-Tunai menjangkau 18,3 juta KPM dengan total alokasi anggaran Rp43,8 triliun. Setiap penerima manfaat memperoleh bantuan sebesar Rp200.000 per bulan yang dicairkan secara akumulatif senilai Rp600.000 per tiga bulan untuk dibelanjakan bahan pangan pokok di e-Warong atau agen bank mitra. Lebih dari 15 juta keluarga telah menerima penyaluran tahap pertama, sedangkan sekitar 2 juta penerima baru masih menjalani proses pembukaan rekening kolektif.

Sementara itu, penyaluran Program Keluarga Harapan tahap ketiga menyasar masyarakat rentan pada kategori desil 1 hingga 4 DTSEN. Besaran nominal PKH yang disalurkan per tiga bulan ini ditetapkan berdasarkan Keputusan Direktur Jaminan Sosial Nomor 59/3/BS.01.00/1/2025 dengan rincian korban pelanggaran HAM berat Rp2.700.000, ibu hamil atau nifas Rp750.000, dan anak usia 0-6 tahun Rp750.000.

Bantuan PKH juga diberikan kepada lansia usia 60 tahun ke atas sebesar Rp600.000, penyandang disabilitas berat Rp600.000, pelajar SMA sederajat Rp500.000, pelajar SMP sederajat Rp375.000, serta pelajar SD sederajat Rp225.000.

Di samping bantuan tunai, pemerintah menggelontorkan bantuan beras 10 kg tahap kedua secara sekaligus sebanyak 30 kg untuk periode tiga bulan kepada 33,24 juta KPM. Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional I Gusti Ketut Astawa menjelaskan bahwa total alokasi komoditas yang disiapkan mencapai 997.200 ton beras dengan kebutuhan anggaran sebesar Rp17,54 triliun.

"Penyaluran dilakukan dengan skema sekaligus (one shot)," kata I Gusti Ketut Astawa.

Pemerintah turut melanjutkan Program Indonesia Pintar melalui rekening Simpanan Pelajar dengan nilai bantuan Rp450.000 per tahun untuk tingkat SD, Rp750.000 untuk SMP, dan Rp1.000.000 hingga Rp1.800.000 untuk SMA sederajat. Pemerintah juga menanggung penuh iuran BPJS Kesehatan kelas 3 sebesar Rp42.000 per orang per bulan melalui alokasi APBN untuk Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan.

Masyarakat dapat memantau perkembangan penyaluran dan status kepesertaan secara mandiri dengan memasukkan 16 digit NIK KTP serta kode captcha pada laman resmi cekbansos.kemensos.go.id atau melalui aplikasi Cek Bansos Kemensos.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed