Nova Arianto Hitung Strategi Rotasi Timnas Indonesia U20
Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto, memperhitungkan susunan pemain untuk dua pertandingan terakhir Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 di Vientiane. Pengunduran diri Filipina U-20 dari Grup A memicu perubahan regulasi penentuan poin klasemen.
Regulasi terbaru menetapkan bahwa hasil pertandingan melawan tim juru kunci atau peringkat keempat klasemen akhir tidak dihitung dalam penentuan runner-up terbaik. Garuda Muda dijadwalkan menghadapi Laos U-20 pada Kamis, 3 September 2026, serta Australia U-20 pada 6 September 2026.
Saat ini Indonesia U-20 berada di peringkat kedua klasemen sementara Grup H dengan koleksi satu poin. Posisi puncak diisi Australia U-20 dengan tiga poin, diikuti Malaysia U-20 di urutan ketiga, dan Laos U-20 di dasar klasemen.
Kondisi regulasi tersebut membuat tim pelatih harus cermat menentukan komposisi pemain yang diturunkan pada tiap laga agar tidak membuang tenaga secara sia-sia. Penentuan prioritas kekuatan tim menjadi fokus utama menghadapi dua laga tersisa.
"Persiapan laga selanjutnya kita sudah melihat Laos. Laos sebagai tuan rumah mempunyai daya juang yang sangat baik, dari sisi kecepatan, dari kemauan, daya juang yang sangat baik itu menjadi catatan kami," ujar Nova Arianto, Pelatih Timnas Indonesia U-20.
Nova menjelaskan bahwa penentuan susunan pemain membutuhkan pertimbangan matang mengingat hanya juara grup dan lima runner-up terbaik yang berhak lolos ke putaran final.
"Tetapi memang dalam hal ini kita harus berhitung tentang siapa pemain yang akan bermain, karena kita tahu hanya juara grup dan runner-up terbaik termasuk poin dengan tim terakhir yang di bawah yang tidak dihitung itu menjadi perhatian kami dalam kami menentukan pemain yang akan tampil," jelas Nova Arianto, Pelatih Timnas Indonesia U-20.
Opsi untuk menurunkan kekuatan penuh saat melawan Laos U-20 masih dipertimbangkan secara mendalam oleh tim pelatih. Jika Laos U-20 berakhir di posisi juru kunci, hasil kemenangan atas mereka tidak akan dihitung dalam perburuan posisi runner-up terbaik.
"Karena apakah kita akan mengambil di saat melawan Laos U-20 atau kita persiapkan pemain untuk menghadapi Australia," ucap Nova Arianto, Pelatih Timnas Indonesia U-20.
Arsitek berusia 46 tahun tersebut berharap seluruh skenario pelatihan dapat berjalan optimal untuk mengamankan tiket lolos kualifikasi.
"Sehingga kita masih melihat situasinya dan semoga apa pun yang kita persiapkan bisa membuat kita lolos kualifikasi," jelas Nova Arianto, Pelatih Timnas Indonesia U-20.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow