Nikolaus Joaquin Alihkan Dukungan ke Prancis di Piala Dunia 2026
Pebulutangkis ganda putra Indonesia, Nikolaus Joaquin, mengalihkan dukungannya kepada tim nasional Prancis setelah Portugal tersingkir dari Piala Dunia 2026 pada babak 16 besar setelah ditundukkan oleh Spanyol.
Kekalahan Selecao das Quinas tersebut diakui Joaquin sempat memengaruhi suasana hatinya ketika menjalani sesi latihan pagi di Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, pada Rabu (8/7/2026).
Pemain spesialis ganda putra tersebut mengaku sangat mengidolakan sosok Cristiano Ronaldo, sehingga kegagalan Portugal membuatnya merasa patah hati saat baru mengetahui hasil pertandingan melalui telepon selulernya pada pagi hari.
"Saya dukung Portugal, tapi ya kalah," ujar Joaquin saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Rabu (8/7/2026).
Kekalahan tersebut langsung berdampak pada kondisi psikologis Joaquin saat memulai aktivitas latihan di pelatnas bulutangkis karena dirinya tidak menyaksikan pertandingan yang berlangsung dini hari tersebut secara langsung.
"Portugal kan main jam 2 jadi saya enggak nonton. Tapi saya kebangun jam 5, langsung lihat HP. Wah kalah, ya sudah saya tinggal tidur lagi," kata Joaquin.
Kekecewaan Joaquin didasari oleh kekagumannya terhadap karakter kuat serta mentalitas yang dimiliki oleh sang kapten Portugal, Cristiano Ronaldo.
"Saat latihan pagi ya kurang mood gara-gara mikirin Portugal." ujar Joaquin.
Meski mengidolakan Ronaldo, Joaquin menyatakan tingkat kefanatikannya masih berada di bawah rekan sesama pebulutangkis, Alwi Farhan, yang terlihat sangat terpukul atas kegagalan sang idola melangkah lebih jauh di turnamen sepak bola dunia tersebut.
"Tapi saya enggak sesedih Alwi sih. Alwi memang keren, dia mengidolakan Ronaldo banget. Kalau saya suka karakternya Ronaldo, cuma saya enggak kayak Alwi, enggak sefanatik dia," ujar Joaquin.
Pasca-kandhasnya Portugal, Joaquin dilansir dari Detik Sport kini menjagokan Prancis karena menganggap Les Bleus merupakan tim paling mendominasi yang dijadwalkan bertanding melawan Maroko pada babak perempatfinal.
"Prancis, kayaknya sekarang yang mendominasi," ucap Joaquin.
Di sisi lain, rekan duet Joaquin di sektor ganda putra, Raymond Indra, menyatakan dirinya tidak terlalu mengikuti perkembangan turnamen sepak bola empat tahunan tersebut secara intensif.
"Enggak, saya tidak ikut arisan bola juga. Cuma kalau ada tayangan ulang, ya nonton saja, penyimak," kata Raymond.
Kendati hanya menjadi pemantau sekilas, Raymond memiliki prediksi serupa yang mengunggulkan Prancis bakal menumbangkan perlawanan Maroko untuk merebut tiket ke babak semifinal.
"Marokonya kayaknya kalah. Lawannya Mbappe. Kalau dibilang ibarat tim, ranking satu lawan ranking jauh," ujar Raymond.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow