Nathan Thomas Jadi Profesor Termuda Dunia di Miami Dade College
Nathan Thomas menjadi profesor termuda dunia pada usia 18 tahun 346 hari setelah bergabung dengan Miami Dade College sebagai profesor luar biasa bidang teknik pada Agustus 2023, dilansir dari Detik iNET.
Ia memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang Colin Maclaurin sejak abad ke-18 dan menjadi 16 hari lebih muda dari profesor perempuan termuda, Alia Sabur. Thomas kini berusia 21 tahun dan mengajar di School of Engineering, Technology & Design di kampus Kendall.
Manny Perez, Dekan School of Engineering, Technology & Design, menyatakan kebanggaannya memiliki Thomas sebagai staf pengajar.
"Saya bangga memilikinya sebagai bagian dari staf kami," ujar Manny Perez, Dekan School of Engineering, Technology & Design.
Thomas mengatakan usianya bukan kendala dalam mengajar mahasiswa yang sebaya, karena semua memiliki tujuan sama yaitu belajar.
"Faktor usia sebenarnya tidak berpengaruh. Saya hanya fokus menjalankan tugas dengan baik dan membantu mahasiswa dengan cara apa pun yang saya bisa. Jika seseorang bersedia berusaha keras, itu lebih dari cukup," ujar Thomas.
Lahir dari orang tua insinyur, Thomas sudah tertarik pada bidang STEM sejak kecil dan belajar secara homeschooling sejak usia lima tahun sambil melakukan perjalanan ke lebih dari 20 negara sebagai ruang kelas.
"Ibu punya cara untuk membuat hal-hal terasa sederhana bahkan ketika sebenarnya rumit," kata Thomas tentang peran ibunya dalam membentuk cara berpikirnya.
Ia mulai kuliah ganda di Miami Dade College usia 10 tahun dan meraih gelar sarjana muda matematika pada usia 14 tahun, rekor yang kemudian dipecahkan adiknya pada 2025.
Sebelum usia 19, Thomas sudah menyelesaikan gelar sarjana dan magister teknik elektro dengan predikat with honors dari Florida International University.
Agustus 2023, ia kembali ke Miami Dade College sebagai profesor luar biasa dan menjadi profesor termuda dalam sejarah kampus tersebut.
Mahasiswa terkejut dengan usianya yang muda, bahkan ada yang menganggapnya seusia mereka, sementara mahasiswa yang lebih tua terkadang bercanda bahwa usianya cukup muda untuk menjadi anak mereka.
Thomas menyusun metode perkuliahannya secara kolaboratif dan menganggap saat mahasiswa memahami konsep sulit sebagai bagian paling berharga dari mengajar.
"Bagian paling berharga dari mengajar adalah melihat mahasiswa memahami konsep yang awalnya dianggap sulit," ujar Thomas.
Saat ini, Thomas juga kuliah hukum di University of Miami School of Law dengan rencana spesialisasi hukum kekayaan intelektual terkait STEM. Di luar kelas, ia hobi basket, tenis, golf, dan piano klasik.
Thomas mengingatkan pentingnya fokus pada perjalanan hidup masing-masing dan tidak membandingkan diri dengan orang lain.
"Menurut pendapat saya, jauh lebih baik menemukan apa yang benar-benar cocok untuk Anda dan konsisten dengannya, bahkan ketika terasa lambat. Hasilnya mungkin tidak langsung terlihat, tetapi saya benar-benar percaya semua itu akan datang seiring berjalannya waktu jika Anda terus berjuang dan berusaha keras," pungkas Thomas.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow