Menaker Yassierli Sesuaikan Kebijakan Ketenagakerjaan dengan Ekonomi Global

Smallest Font
Largest Font

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa kebijakan ketenagakerjaan nasional harus terus beradaptasi dengan perubahan ekonomi global, perkembangan teknologi, serta transformasi industri di Istana Merdeka, Jakarta pada Kamis (9/7/2026).

Dilansir dari Investor Daily, pemerintah saat ini memfokuskan program kerja pada peningkatan produktivitas, penguatan pelindungan pekerja, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. Langkah tersebut diambil demi menjawab dinamika dunia kerja yang semakin kompleks.

Menurut Yassierli, upaya penyesuaian ini merupakan bagian dari menjalankan amanat konstitusi yang menjamin hak setiap warga negara Indonesia untuk mendapatkan pekerjaan serta penghidupan yang layak.

"Ini amanah konstitusi. Setiap warga negara berhak memperoleh pekerjaan dan penghidupan yang layak. Amanah itu yang terus kami perjuangkan," kata Yassierli.

Ia menambahkan bahwa pergeseran lanskap ketenagakerjaan yang dipicu teknologi dan ekonomi global membuat tantangan pemerintah kian rumit. Oleh karena itu, kebijakan yang dibangun harus adaptif dalam memastikan kompetensi pekerja sesuai dengan kebutuhan industri baru.

"Tantangan terus berubah. Karena itu, kebijakan yang kita bangun juga harus mampu mengikuti perubahan tersebut," ujar Yassierli.

Kementerian Ketenagakerjaan kini tengah menyempurnakan berbagai instrumen ketenagakerjaan serta meningkatkan kualitas layanan bagi pekerja maupun pencari kerja. Pemerintah juga memperkuat sistem pelindungan secara menyeluruh sejak sebelum memasuki dunia kerja hingga risiko kehilangan pekerjaan.

Yassierli menekankan bahwa pembangunan ekosistem ketenagakerjaan yang adaptif ini memerlukan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, dunia usaha, serikat pekerja, hingga perguruan tinggi.

"Kita harus bergerak bersama. Tantangan ketenagakerjaan tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja," tutur Yassierli.

Hubungan industrial yang harmonis antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja dinilai menjadi fondasi utama. Sinergi ini diperlukan untuk mendorong inovasi, meningkatkan produktivitas, dan mewujudkan kesejahteraan pekerja secara berkelanjutan di masa depan.

"Dari sinilah produktivitas tumbuh dan kesejahteraan pekerja dapat terus meningkat," imbuh Yassierli.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed