Mediasi Keluarga Keisya Levronka dan Untar Menemui Jalan Buntu

Smallest Font
Largest Font

Proses mediasi terkait gugatan perdata keluarga penyanyi Keisya Levronka terhadap Universitas Tarumanagara dan Yayasan Tarumanagara menemui jalan buntu di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (12/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detik Hot.

Gugatan perdata ini diajukan menyusul insiden jatuhnya adik Keisya, Lexi Valleno Havlenda, dari lantai enam gedung kampus tersebut saat mengikuti kegiatan UKM. Pihak keluarga menyatakan kesiapan untuk menghadapi persidangan meski jadwal sidang perdana belum ditetapkan oleh pengadilan.

Kuasa hukum keluarga Keisya Levronka menjelaskan mengenai penetapan waktu persidangan mendatang.

"Nanti ditentukan sama pengadilan. Belum ada jadwalnya sampai sekarang," pungkas Septian, pengacara keluarga Keisya Levronka.

Selain tim hukum, pihak keluarga turut meluapkan ketidakpuasan atas berlanjutnya sengketa hukum ini ke persidangan.

"Kecewa nggak, kesel iya. Kecewanya udah lewat ya, kecewa udah lewat, sabar udah lewat, sekarang kesel aja udah. Tinggal keselnya aja ini udah," kata Levi, ibunda Keisya Levronka.

Di sisi lain, Universitas Tarumanagara menegaskan komitmen mereka untuk mengikuti seluruh proses peradilan yang sedang berjalan di PN Jakarta Barat.

"Sehubungan dengan proses hukum yang sedang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Barat terkait gugatan yang diajukan oleh pihak keluarga Lexi Valleno Havlenda kepada Universitas Tarumanagara (Untar). Untar menghormati proses hukum tersebut dan akan mengikuti seluruh tahapan persidangan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata pihak Untar melalui keterangan resmi Kantor Humas Untar.

Pihak kampus menjelaskan bahwa upaya pertemuan mediasi sebelumnya telah dilakukan, namun tidak mencapai kesepakatan. Untar juga memberikan gambaran kronologi kejadian yang terjadi pada hari libur nasional, Jumat (29/3/2024).

"Saat Lexi mengikuti latihan wall climbing bersama Unit Kegiatan Mahasiswa tanpa izin dari universitas. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 29 Maret 2024, yang merupakan hari libur nasional, dan tetap berlangsung meskipun telah dilarang oleh pihak keamanan kampus. Karena dilaksanakan di luar mekanisme operasional resmi Untar, kegiatan tersebut tidak didukung dengan penyiagaan tim medis sebagaimana yang berlaku pada setiap kegiatan resmi universitas," tegas pihak kampus Untar.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed