Maxindo Karya Anugerah Operasikan Pabrik Ketiga di Kendal

Smallest Font
Largest Font

PT Maxindo Karya Anugerah Tbk resmi mengoperasikan pabrik ketiganya di Kawasan Industri Kendal, Jawa Tengah, pada Jumat (10/7/2026), sebagai langkah meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas pasar ekspor ke 40 negara.

Fasilitas produksi terbesar milik perusahaan ini juga difungsikan untuk memperkuat kemitraan dengan petani lokal melalui pengembangan varietas unggul ubi kayu hasil kolaborasi bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Acara peresmian tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari, jajaran manajemen perusahaan, perwakilan BRIN, serta kelompok petani setempat, seperti dilansir dari Investor Daily.

Pembangunan fasilitas baru di atas lahan seluas 35.000 meter persegi ini ditujukan untuk merespons lonjakan permintaan pasar global sekaligus memperkuat hilirisasi komoditas pertanian domestik.

"Pabrik di Kendal merupakan fasilitas produksi terbesar yang kami miliki. Kami berharap dapat berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kendal dan masyarakat agar investasi ini tidak hanya meningkatkan kapasitas produksi perusahaan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang luas bagi daerah," ujar Sarkoro Handajani, Presiden Direktur Maxindo Karya Anugerah.

Saat ini, kebutuhan bahan baku perusahaan mencapai 100 ton per hari, di mana sebagian pasokan mulai dipenuhi oleh petani dari wilayah Kaliwungu dan Boja.

"Kami menginvestasikan dana hingga miliaran rupiah untuk riset bersama BRIN dan IPB agar petani memperoleh bibit yang lebih baik. Produktivitasnya dapat meningkat satu setengah hingga dua kali lipat dibandingkan sebelumnya," imbuh Sarkoro Handajani.

Manajemen perusahaan berkomitmen agar pertumbuhan bisnis senantiasa berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan para petani mitra.

"Semangat kami bukan sekadar membeli hasil panen petani, tetapi membantu meningkatkan pendapatan mereka melalui produktivitas yang lebih baik," tambah Sarkoro Handajani.

Lokasi pabrik dinilai sangat strategis karena hanya berjarak sekitar dua kilometer dari pelabuhan ekspor dan berada di kawasan yang mendapatkan berbagai insentif investasi.

"Pasar Amerika, Australia, Eropa hingga Timur Tengah terus bertambah. China juga kembali menjadi pasar ekspor kami sehingga kami optimistis kapasitas produksi dari Kendal dapat terserap," jelas Sarkoro Handajani.

Selain perluasan pasar, perusahaan juga berfokus pada penyerapan tenaga kerja lokal dengan target persentase mencapai 95 persen.

"Kami ingin perusahaan ini tumbuh bukan hanya untuk memperoleh keuntungan, tetapi juga menciptakan lapangan kerja yang lebih luas serta meningkatkan devisa negara melalui ekspor," ujar Sarkoro Handajani.

Pemerintah Kabupaten Kendal menyambut positif operasional pabrik baru ini demi memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat daerah.

"Kami berharap masyarakat Kabupaten Kendal tidak hanya menjadi penonton bagi perusahaan-perusahaan yang berdiri di Kendal, tetapi ikut terlibat secara langsung melalui kesempatan bekerja, kemitraan usaha, maupun penyediaan bahan baku," kata Dyah Kartika Permanasari, Bupati Kendal.

Pihak pemerintah daerah terus berkomitmen menjaga iklim investasi yang kondusif setelah mencatatkan realisasi investasi tertinggi di Jawa Tengah pada 2025.

Dari sisi pengembangan riset, kerja sama yang telah berjalan sejak 2021 dilaporkan telah membuahkan belasan varietas ubi kayu unggul.

"Kerja sama ini merupakan bentuk nyata bagaimana hasil riset dapat diterapkan di dunia industri dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Selama lima tahun terakhir kami mengembangkan ubi kayu dan ubi jalar melalui rekayasa seluler, teknik molekuler, serta pengujian lapang secara berkelanjutan," jelas Ratih Asmana Ningrum, Kepala Pusat Riset Rekayasa Genetika BRIN.

Langkah hilirisasi riset ini diharapkan mampu menciptakan nilai tambah ekonomi yang lebih besar serta meningkatkan daya saing industri nasional.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed