Laba Bersih Astra Otoparts Melonjak 22 Persen pada Semester I 2026
PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) berhasil mencatatkan peningkatan kinerja keuangan sepanjang enam bulan pertama tahun ini. Pertumbuhan pendapatan dan efisiensi operasional mendorong lonjakan keuntungan perseroan secara signifikan. Dilansir dari Investor Daily, entitas usaha Grup Astra ini membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 1,15 triliun pada semester I-2026.
Capaian tersebut menguat 22% dibandingkan raihan periode sama tahun 2025 yang tercatat Rp 938,96 miliar. Kenaikan laba bersih tersebut sejalan dengan peningkatan pendapatan bersih perseroan. Hingga 30 Juni 2026, emiten berkode saham AUTO ini mengantongi omzet Rp 10,85 triliun, atau melonjak 13,2% dari posisi sebelumnya Rp 9,58 triliun.
Di sisi lain, beban pokok pendapatan perseroan tercatat ikut terkerek 13% menjadi Rp 9,16 triliun dari sebelumnya Rp 8,05 triliun pada semester I-2025. Meski beban membengkak, Astra Otoparts tetap mampu mencatatkan laba bruto sebesar Rp 1,68 triliun, tumbuh 9,8% dari Rp 1,53 triliun.
Peningkatan laba bersih turut mendongkrak nilai laba per saham (EPS) AUTO menjadi Rp 239 per lembar. Angka ini naik cukup signifikan jika dibandingkan dengan posisi akhir semester I-2025 yang berada di level Rp 195 per saham. Hingga penghujung semester I-2026, total aset Astra Otoparts tercatat sebesar Rp 23,88 triliun dengan liabilitas Rp 6,68 triliun. Posisi tersebut meningkat jika dibandingkan data per 31 Desember 2025, di mana total aset perseroan senilai Rp 22,61 triliun dan liabilitas Rp 5,65 triliun.
Pada perdagangan Senin (27/7/2026), harga saham AUTO berada di level Rp 2.610. Saham produsen komponen otomotif ini ditransaksikan dengan rasio price to book value (PBV) 0,79 kali dan price earning ratio (PER) disetahunkan sebesar 5,46 kali.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow