KPK Tangkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dalam OTT di Jawa Tengah
Komisi Pemberantasan Korupsi mengamankan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dalam operasi tangkap tangan yang berlangsung pada Selasa, 28 Juli 2026 malam di Jawa Tengah. Penindakan terhadap politikus yang dilantik pada awal 2025 tersebut menjadi operasi tangkap tangan ke-18 yang digelar lembaga antirasuah sepanjang tahun 2026.
Pengamanan terhadap kepala daerah Pemalang tersebut dikonfirmasi langsung oleh pihak penegak hukum pada Rabu, 29 Juli 2026.
"Benar," ujar Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto, dilansir dari Kompas.com.
Pihak penyidik belum membeberkan detail perkara maupun identitas pihak lain yang ikut diamankan dalam operasi senyap tersebut. Penjelasan mendalam mengenai konstruksi perkara bakal disampaikan juru bicara lembaga independen tersebut setelah rangkaian pemeriksaan awal usai dilakukan.
Guna mengamankan barang bukti, tim penyidik langsung memasang segel di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pemalang. Selain fasilitas pemerintahan, petugas menyegel sebuah unit rumah tinggal di kawasan Perumahan Mutiara Residence, Kelurahan Mulyoharjo, yang diduga milik kerabat dekat Anom Widiyantoro.
Anom Widiyantoro memenangi Pemilihan Kepala Daerah Pemalang 2024 bersama Nurkholes dengan raihan 278.043 suara atau 44,51 persen. Lulusan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro serta Universitas Padjadjaran ini dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025, setelah sebelumnya berkarier di BUMN hingga menjabat Direktur PT Wijaya Karya Realty.
Penindakan ini menambah rekam jejak kasus hukum di Kabupaten Pemalang setelah mantan Bupati Mukti Agung Wibowo juga ditangkap dalam operasi tangkap tangan pada 11 Agustus 2022. Mukti Agung Wibowo kemudian divonis 6,5 tahun penjara serta kewajiban membayar uang pengganti Rp4,9 miliar akibat terbukti menerima suap dan gratifikasi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow