KPK Tangkap 21 Orang OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro
Sebanyak 21 orang terjaring dalam operasi tangkap tangan yang dilancarkan Komisi Pemberantasan Korupsi di Pemalang, Purworejo, dan Jakarta, termasuk Bupati Pemalang Anom Widiyantoro pada Selasa malam.
Tim penindakan lembaga antirasuah tersebut memutuskan memboyong 12 orang di antaranya ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan mendalam. Petugas turut menyita barang bukti berupa uang tunai lebih dari Rp2 miliar dari rangkaian operasi senyap tersebut.
Penyelidikan tertutup ini menyasar dugaan penerimaan uang oleh kepala daerah terkait proyek pembangunan serta praktik jual beli jabatan Sekretaris Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang.
"Salah satu orang yang diamankan di Jakarta adalah Bupati Pemalang yang kemudian tadi malam sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (29/7).
Pihak penyidik saat ini masih mendalami seluruh barang bukti dan keterangan para pihak yang ditangkap untuk menentukan status hukum mereka.
"Selain mengamankan 21 orang, tim juga mengamankan barang bukti di antaranya uang tunai sejumlah lebih dari Rp2 miliar, dan tentunya barang bukti-barang bukti lainnya juga diamankan dalam rangkaian peristiwa tangkap tangan ini," ucap Budi.
Penindakan terhadap Bupati Pemalang memperpanjang daftar kepala daerah yang terjerat kasus korupsi sepanjang tahun 2026. KPK tercatat telah mengamankan 11 pejabat daerah melalui operasi tangkap tangan dengan beragam modus operandi, mulai dari penyuapan, pemerasan, hingga penerimaan gratifikasi.
Deretan kepala daerah yang ditindak KPK sepanjang tahun ini meliputi Wali Kota Madiun Maidi, Bupati Pati Sudewo, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, dan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo.
Selain itu, tindakan hukum juga dilakukan terhadap Bupati Muara Enim Edison, Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby, Bupati Langkat Syah Afandin, Bupati Sukoharjo Etik Suryani, serta Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow