Konyaspor Soroti Wasit Usai Tumbang dari Fenerbahce

Smallest Font
Largest Font

Pelatih TÜMOSAN Konyaspor Ilhan Palut melontarkan kritik keras terhadap keputusan wasit dan penggunaan VAR usai timnya ditaklukkan Fenerbahce dengan skor 2-4 pada laga pekan kedua Trendyol Super Lig di Stadion Chobani, Minggu (23/8/2026) dini hari WIB.

Kritikan tersebut dipicu oleh insiden pada gol pertama Fenerbahce. Palut menilai bek lawan, Skriniar, melakukan pelanggaran murni sebelum gol terjadi tanpa mendapatkan intervensi dari wasit maupun sistem VAR.

"Skriniar bahkan tidak melihat ke arah bola dan menjatuhkan lawannya tanpa ada niat menguasai bola. Dari tayangan ulang terlihat jelas, namun sangat sulit untuk mengubah keputusan tersebut lewat VAR. Untuk posisi penalti, bola memang mengenai tangan Adil, saya tidak bisa berkomentar banyak karena belum melihat tayangan ulangnya secara detail," kata Ilhan Palut, Pelatih Kepala Konyaspor.

Meski menelan kekalahan kedua musim ini, Palut mengapresiasi sinyal positif dari permainan anak asuhnya yang sempat menerapkan taktik tekanan tinggi di lini depan. Namun, ia menyesalkan sikap pasif para pemain saat bertahan di area sendiri.

"Rencana utama kami adalah memberikan tekanan di depan dan berhasil. Namun saat bertahan kompak, kami bermain tanpa intervensi yang berarti. Kami menelan dua kekalahan beruntun dan wajib memenangkan pertandingan ketiga pekan depan," ujar Ilhan Palut, Pelatih Kepala Konyaspor.

Ia juga menyikapi isu rumor transfer bek timnya, Adil Demirbağ, yang sempat dikaitkan dengan klub lain jelang laga tersebut.

"Saya tahu ada pembicaraan dengan Basaksehir tetapi tidak terwujud. Presiden maupun manajemen tidak memberikan informasi bahwa Adil akan pergi untuk mengubah kebijakan transfer kami," tutur Ilhan Palut, Pelatih Kepala Konyaspor.

Di sisi lain, kemenangan Fenerbahce dibayar mahal dengan cedera yang dialami pemainnya. Pelatih Fenerbahce Ismail Kartal mengonfirmasi kondisi terkini Kerem Akturkoglu yang dilarikan ke rumah sakit saat laga berlangsung.

"Saya menyampaikan rasa simpati untuk Kerem. Saya belum sempat mengontaknya, tetapi dia berada di rumah sakit dalam kondisi sadar. Berdasarkan protokol gegar otak, dia kemungkinan harus absen selama 10 hingga 15 hari," kata Ismail Kartal, Pelatih Kepala Fenerbahce.

Selain masalah cedera, Kartal membeberkan kunci kemenangan timnya yang tak lepas dari performa apik Mason Greenwood serta kebebasan taktik yang diberikan di lapangan.

"Grafik Greenwood terus meningkat di sesi latihan. Konyaspor menerapkan penjagaan satu lawan satu di beberapa area, dan Greenwood menjadi pembeda di momen-momen krusial tersebut. Kami memberikannya kebebasan bermain dan dia memberikan kontribusi luar biasa," kata Ismail Kartal, Pelatih Kepala Fenerbahce.

Kartal juga mengomentari kesiapan timnya menghadapi laga krusial leg kedua kualifikasi UEFA Champions League melawan Olimpik Lyon yang akan datang.

"Seluruh harapan kami adalah lolos ke babak berikutnya. Lawan kami melakukan rotasi pemain hingga seratus persen di liga. Kami akan melihat berapa banyak pemain yang bisa dirotasi setelah laga ini untuk meraih hasil maksimal," tutur Ismail Kartal, Pelatih Kepala Fenerbahce.

Pemain depan Fenerbahce, Mason Greenwood, turut mengungkapkan rasa puasnya atas kontribusi dua gol yang ia sarangkan untuk membantu tim meraih tiga poin penuh.

"Saya bisa katakan telah menampilkan performa baik hari ini, tetapi yang terpenting adalah tiga poin. Komunikasi dan rasa saling percaya di antara kami sangat kuat, baik saat menyerang maupun bertahan," kata Mason Greenwood, Pemain Fenerbahce.

Nada optimistis juga disampaikan oleh penyerang Fenerbahce, Marco Asensio, yang mengincar target tinggi bersama klub musim ini.

"Kami membutuhkan kemenangan seperti ini di hadapan para pendukung. Target kami adalah memenangkan pertandingan dan mengamankan trofi juara pada akhir musim nanti," kata Marco Asensio, Pemain Fenerbahce.

Kembalinya atmosfer pertandingan di kandang turut dirasakan oleh penyerang Vedat Muriqi yang menyumbang satu gol dalam laga tersebut.

"Sangat membahagiakan bisa bermain kembali di stadion ini setelah enam tahun. Kekalahan di pekan pertama memberi kejutan bagi kami, kini fokus kami beralih penuh untuk menghadapi laga melawan Lyon," kata Vedat Muriqi, Pemain Fenerbahce.

Fenerbahce dijadwalkan langsung melakoni persiapan intensif jelang laga leg kedua kualifikasi UEFA Champions League tengah minggu ini.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed