Klaim Penangkapan Rektor UGM Ova Emilia Dipastikan Hoaks
Kabar mengenai penangkapan Rektor Universitas Gadjah Mada Ova Emilia serta penyegelan kampus UGM terkait tuduhan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo dipastikan tidak benar. Hasil penelusuran fakta menunjukkan Ova Emilia masih aktif menjalankan tugas-tugas kepemimpinan di kampus tersebut pada Agustus 2026.
Unggahan berupa foto dan video yang merekayasa penangkapan tersebut menyebar di platform Facebook dan YouTube sejak awal Agustus 2026. Pemeriksaan kecerdasan buatan terhadap foto yang memperlihatkan Ova mengenakan rompi tahanan menunjukkan tingkat probabilitas manipulasi digital mencapai 99,9 persen.
Aktivitas akademik dan agenda kerja rektorat UGM pun tetap berlangsung secara normal. Ova Emilia tercatat memimpin upacara peringatan HUT ke-81 RI di lingkungan kampus, meresmikan Gedung C Fakultas Ilmu Budaya, serta menghadiri peluncuran UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center.
Di sisi lain, gugatan praperadilan terkait dugaan ijazah palsu S1 Fakultas{ "title": "Beredar Hoaks Rektor UGM Ditangkap dan Kampus Disegel", "title_slug": "hoaks-rektor-ugm-ditangkap-disegel", "description": "Klaim narasi Rektor UGM Ova Emilia ditangkap dan kampus UGM disegel terkait ijazah Joko Widodo dipastikan hoaks dari hasil rekayasa AI.", "keywords": "hoaks UGM, Rektor UGM, Ova Emilia, ijazah Jokowi, periksa fakta", "category_id": "3", "tags": "Hoaks, Periksa Fakta, UGM, Ova Emilia, Joko Widodo", "thumbnail": "ilustrasi pemeriksaan fakta dokumen", "content": "
Klaim yang menyebut Rektor Universitas Gadjah Mada Ova Emilia ditangkap polisi dan kampus UGM disegel terkait dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo dipastikan merupakan informasi palsu atau hoaks.
Unggahan hoaks berupa video dan foto manipulasi digital tersebut beredar di platform media sosial Facebook dan YouTube pada Agustus 2026. Penelusuran menunjukkan tidak ada pemberitaan kredibel maupun keterangan resmi penegak hukum yang membenarkan penangkapan tersebut.
Aktivitas akademik di kampus UGM tetap berjalan normal dan Ova Emilia masih aktif menjalankan tugasnya sebagai rektor. Pada pertengahan Agustus 2026, Ova tercatat menghadiri peluncuran pusat teknologi di GIK UGM serta memimpin rangkaian acara orientasi mahasiswa baru.
Hasil analisis AI pendeteksi gambar Hive Moderation juga mengonfirmasi bahwa foto thumbnail yang memperlihatkan sosok Ova memakai baju tahanan memiliki probabilitas 99,9 persen sebagai hasil olahan kecerdasan buatan.
Terkait polemik dokumen pendidikan Jokowi, Ova Emilia telah menegaskan bahwa tanggung jawab UGM hanya terbatas pada pencatatan rekam akademik selama masa studi.
"Sejak saat itu, mandat UGM selesai. Setelah lulus, alumni memegang penuh tanggung jawab atas ijazahnya," ujar Ova dalam klarifikasi di kanal YouTube resmi UGM.
Pihak universitas menyatakan bahwa pemeriksaan fisik dokumen ijazah seharusnya ditunjukkan langsung oleh pemiliknya.
"Cara yang tepat adalah orang tersebut menunjukkan ijazahnya kepada kita. Karena ijazahnya ada di orang tersebut. Oleh karena itu, Universitas Gadjah Mada ini ya kita tidak mau berkomentar terkait dengan ijazah, a piece of paper yang sudah ada di yang bersangkutan... Kita tak bertanggung jawab untuk itu," tegas Ova.
Joko Widodo menyatakan kesiapannya untuk membawa serta menunjukkan seluruh dokumen asli pendidikan tingkat SD hingga S1 miliknya dalam proses persidangan yang sedang berjalan.
"Hadir, sudah saya sampaikan, saya akan hadir membawa ijazah SD, SMP, SMA, dan nanti yang S1 yang sekarang di kejaksaan, semuanya akan kita tunjukkan," katanya saat memberikan keterangan di Solo.
Proses hukum terkait dugaan ijazah palsu ini masih berlanjut melalui jalur praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
"Ini sudah masuk pokok perkara kok di persidangan, ya kita ikuti proses hukum yang ada," tegas Jokowi.
Di sisi lain, perwakilan KPU Surakarta sempat memberikan penjelasan mengenai status arsip pencalonan Jokowi dalam persidangan sengketa di Komisi Informasi Pusat.
"Jadi, yang jadi pertanyaan itu (pemusnahan), sudah sesuai dengan JRA, buku agenda kami, musnah ibu. Sesuai dengan jadwal arsip," kata perwakilan dari KPU Surakarta dalam tayangan YouTube Kompas TV.
KPU Kota Solo kemudian mengklarifikasi bahwa seluruh berkas pendaftaran asli Jokowi masih tersimpan aman, sementara istilah musnah di persidangan hanya merujuk pada regulasi jadwal retensi arsip untuk buku agenda surat.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow