Tim UGM Luncurkan Mobil Radiografi Sinar X Keliling di Yogyakarta

Smallest Font
Largest Font

Tim peneliti Universitas Gadjah Mada merancang teknologi Rumah Skrining berupa layanan radiografi sinar-X digital keliling untuk mempercepat deteksi dini Tuberkulosis yang dimulai di lingkungan CV Prestige Furniture, Yogyakarta, sejak 27 Agustus 2026, dilansir dari Detikcom.

Inovasi medis tersebut dipimpin oleh Prof Drs Gede Bayu Suparta dari FMIPA UGM melalui riset bertajuk Alat Radiografi Sinar-X Digital Keliling untuk Layanan Skrining Tuberculosis dan Medical Check Up. Program ini dijalankan lewat kolaborasi bersama PT Madeena Karya Indonesia, CV Prestige Furniture, serta RSKIA Permata Bunda Yogyakarta.

"Rumah Skrining adalah start-up yang bertujuan untuk menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan radiologi berbasis masyarakat," ujar Bayu.

Perangkat radiografi digital ini dirancang dengan dosis radiasi rendah untuk pemindaian badan serta dada. Proses analisis pencitraan medis didukung oleh perangkat lunak kecerdasan buatan dengan durasi sekitar 15 menit per pasien, dan hasilnya terintegrasi ke platform SatuSehat milik pemerintah.

Layanan pemeriksaan dikelola menggunakan Madeena Health Care System dengan pendampingan dari fasilitas pelayanan kesehatan seperti klinik maupun rumah sakit. UGM merancang perluasan jangkauan fasilitas pemeriksaan ini agar dapat hadir secara luas di tengah pemukiman warga.

"Kehadiran Rumah Skrining diharapkan dapat membantu pemerintah mempercepat capaian program eliminasi TB 2030 dan memperluas keterjangkauan masyarakat pada layanan cek kesehatan plus radiografi sinar-x," harap Bayu.

Uji coba perdana model layanan radiologi berbasis masyarakat ini telah berlangsung selama dua hari pada 27–28 Agustus 2026. Tahap awal ini menjadi pijakan penting dalam sinergi antara perguruan tinggi, sektor industri, dan penyedia layanan kesehatan.

Rencana pengembangan mendatang menempatkan perangkat radiografi digital di atas armada truk niaga ringan. Penggunaan kendaraan ini ditargetkan untuk menembus wilayah permukiman yang memiliki aksesibilitas terbatas.

Bayu berharap pengembangan teknologi tersebut dapat didukung dengan melibatkan pemerintah, fasilitas kesehatan, industri, perguruan tinggi, dan masyarakat. Ia juga mendorong adanya regulasi bagi pemanfaatan teknologi radiografi untuk kebutuhan pelayanan kesehatan.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed