Keterpurukan Performa Picu Keputusan Eddie Howe Tinggalkan Newcastle
Kemunduran prestasi di Liga Premier serta rentetan hasil buruk menjadi alasan utama di balik keputusan Eddie Howe menyepakati pengunduran dirinya dari kursi pelatih kepala Newcastle United. Hasil mengecewakan dalam laga persahabatan pramusim di Ashton Gate menjadi pemicu akhir, usai Newcastle harus mengakui keunggulan Bristol City dengan skor telak 1-4. Pengunduran diri ini mengakhiri masa kepemimpinan Howe yang telah berlangsung selama hampir lima tahun sejak pertama kali ditunjuk menggantikan Steve Bruce pada November 2021.
"Ada banyak perubahan di klub ini dan mungkin akan ada lebih banyak lagi," kata Howe.
Pernyataan tersebut mencerminkan pandangan pesimistis Howe mengenai dinamika internal dan masa depan skuat The Magpies sebelum akhirnya mengundurkan diri. Padahal, Howe sempat membawa kesuksesan besar bagi klub dengan mempersembahkan trofi Carabao Cup pada Januari 2025, yang merupakan gelar juara utama pertama Newcastle sejak 1955.
Selain itu, ia juga berhasil membawa tim finis di peringkat keempat Liga Premier pada musim 2022/23 untuk mengamankan tiket ke Liga Champions. Namun, performa Newcastle merosot tajam pada musim lalu dengan mengakhiri kompetisi di posisi ke-12 klasemen akhir.
Berdasarkan catatan statistik, Newcastle hanya mampu mengemas lima kemenangan dari 17 pertandingan Liga Premier sejak 7 Januari tahun ini. Penurunan performa tersebut diwarnai oleh hengkangnya sejumlah pemain kunci pada bursa transfer, seperti Alexander Isak yang pindah ke Liverpool serta penjualan Sandro Tonali dan Anthony Gordon. Pemain bintang lainnya, Bruno Guimaraes, juga berpotensi meninggalkan klub di tengah minat dari Arsenal dan PSG.
Meskipun pihak pemilik dari Arab Saudi telah mengucurkan dana besar untuk merekrut Anthony Elanga seharga £55 juta dan Nick Woltermade sebesar £69 juta pada musim panas 2025, kedua pemain mahal tersebut tampil mengecewakan.
Kondisi semakin memburuk pada bursa transfer musim panas 2026 setelah Newcastle kembali melepas dua pemain pilar tanpa berhasil mendatangkan pemain bintang baru. Guna mengisi kekosongan posisi manajer, dilansir dari The Athletic, Newcastle akan menunjuk Matthias Jaissle dari klub Al Ahli untuk menggantikan peran Howe. Manajemen Newcastle menargetkan Jaissle untuk segera menangani tim dalam mempersiapkan kompetisi musim baru yang akan bergulir dalam 28 hari mendatang.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
1
Sad -
0
Wow