Eddie Howe Mengundurkan Diri dari Jabatan Pelatih Newcastle United

Smallest Font
Largest Font

Eddie Howe resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pelatih kepala Newcastle United pada Jumat (31/7/2026), sebagaimana dilansir dari Detik Sport. Langkah pengunduran diri pelatih berusia 48 tahun tersebut menandai berakhirnya masa kerjanya selama lima musim di klub Liga Inggris itu.

Keputusan mundur yang diambil Howe mengejutkan publik setelah sebelumnya ia sempat menyetujui keberlanjutan masa baktinga pada akhir musim lalu. Selain Howe, deretan staf kepelatihan seperti Jason Tindall, Graeme Jones, Stephen Purches, Simon Weatherstone, serta Dan Hodges turut meninggalkan klub.

Manajemen klub mengonfirmasi kepastian pengunduran diri tersebut melalui pernyataan resminya secara langsung.

"Newcastle United mengumumkan bahwa Eddie Howe telah memberitahukan keputusannya untuk mengundurkan diri dari jabatan pelatih kepala kepada klub," tulis Newcastle.

Pihak klub juga menyampaikan apresiasi mendalam atas pengabdian sang manajer selama menangani tim.

"Klub telah menerima keputusan Eddie dan ingin mengucapkan terima kasih atas kontribusinya yang luar biasa," jelas Newcastle United.

Pernyataan resmi organisasi sepak bola tersebut ditutup dengan konfirmasi mengenai kepergian para jajaran staf teknis pelatih.

"Selain itu, pelatih Jason Tindall, Graeme Jones, Stephen Purches, dan Simon Weatherstone, serta kepala bidang performa Dan Hodges, juga akan meninggalkan klub," jelas Newcastle United.

Howe yang mulai mengasuh klub sejak 2021 tercatat membawahi Newcastle dalam 112 kemenangan, 48 imbang, dan 71 kekalahan dengan persentase kemenangan 48 persen. Dalam masa kepemimpinannya, ia berhasil membawa tim menembus kualifikasi Liga Champions sebanyak dua kali dan menjuarai Piala Liga Inggris musim 2024/2025.

Howe mengungkapkan bahwa alasannya mundur adalah demi rehat sejenak dan mengembalikan energi setelah bertahun-tahun mencurahkan fokus penuh.

"Setelah hampir lima tahun mengabdikan hidup, hati, dan jiwa saya sepenuhnya kepada klub dengan energi yang tak kenal lelah, saya merasa mundur sejenak, mengisi ulang tenaga, dan beristirahat adalah yang terbaik bagi diri saya maupun klub," kata Howe.

Mantan manajer Bournemouth dan Burnley tersebut menegaskan komitmen pribadinya yang selalu menempatkan kepentingan Newcastle di atas segalanya.

"Meskipun sangat sulit bagi saya untuk mengambil keputusan ini, saya tahu di dalam hati bahwa ini adalah keputusan yang tepat. Saya selalu mengutamakan kepentingan Newcastle di atas kepentingan pribadi saya dalam setiap keputusan, dan keputusan ini tidak ada bedanya. Menjadi manajer Newcastle United merupakan kehormatan terbesar dalam hidup saya," jelas Eddie Howe.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed