Kemnaker siapkan 10 ribu kuota pelatihan vokasi gratis Sultra
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyebut Kemnaker mengalokasikan 10 ribu kuota pelatihan vokasi gratis untuk masyarakat di Provinsi Sulawesi Tenggara sepanjang 2026, dengan pusat kegiatan di BPVP Kendari. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kompetensi dan produktivitas calon tenaga kerja maupun wirausaha.
Yassierli mengatakan kuota pelatihan minimal disiapkan hingga Desember 2026. Pelaksanaan dilakukan tanpa dipungut biaya, dan materi direncanakan diperbarui serta disambungkan langsung dengan kebutuhan kawasan industri.
Peserta pelatihan, kata Yassierli, akan memperoleh fasilitas berupa makan siang, bantuan biaya transportasi, sertifikat pelatihan BPVP, serta Sertifikat Kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi.
Program ini diprioritaskan bagi lulusan SMA atau SMK sederajat dan masyarakat umum berusia minimal 17 tahun yang telah memiliki akun terdaftar pada platform SIAPkerja, ujar Yassierli.
Pelatihan vokasi dipusatkan di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kendari yang memiliki 13 kejuruan. Kejuruan tersebut meliputi teknik listrik, elektronika, bisnis dan manajemen, teknologi informasi dan komunikasi, otomotif, pertambangan, pengelasan, teknik bangunan, kecantikan, teknologi fesyen, pariwisata, teknologi pengolahan hasil pertanian, serta produktivitas.
Yassierli menambahkan bahwa selain pelatihan vokasi gratis, Kemnaker juga mendorong lulusan perguruan tinggi dan tenaga kerja lokal di Sulawesi Tenggara memanfaatkan Program Magang Nasional 2026. Program ini menyediakan total kuota 150 ribu peserta secara nasional.
Menurut Yassierli, batch pertama Program Magang Nasional telah selesai dan pelaksanaan dimulai pada 10 Agustus 2026. Setelah itu, batch kedua dibuka sebanyak 50 ribu peserta dan batch ketiga sebanyak 50 ribu peserta.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow