Kemendikdasmen Verifikasi Dugaan Pencatutan Data Anak di Dapodik
Kasus dugaan pencatutan data anak dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) menjadi sorotan setelah sejumlah orang tua dari berbagai daerah menemukan anaknya telah terdaftar di Dapodik tanpa pendaftaran resmi di sekolah manapun, dilansir dari Detikcom.
Hal ini menyebabkan orang tua kesulitan mendaftarkan anak ke sekolah tujuan karena anak sudah tercatat di sekolah lain. Salah satu orang tua juga mengalami kendala penerbitan ijazah anak karena anak dinyatakan lulus di TK lain yang tidak pernah diikuti.
Dapodik adalah sistem pendataan nasional yang menjadi dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan pendidikan. Pengelolaannya mengikuti prinsip keamanan dan pelindungan data pribadi sesuai peraturan perundang-undangan.
Menanggapi hal ini, Kemendikdasmen tengah melakukan verifikasi dan penelusuran untuk memastikan fakta dan kronologi kejadian tersebut.
Direktur Jenderal PAUD Dikdas PNFI, Gogot Suharwoto, mengatakan,
"Saat ini kami tengah melakukan verifikasi dan penelusuran secara menyeluruh terhadap informasi yang beredar. Proses ini penting untuk memastikan fakta, kronologi, serta pihak-pihak yang terlibat sehingga langkah yang diambil didasarkan pada hasil pemeriksaan yang objektif," ujar Gogot.
Kemendikdasmen berkomitmen menjaga integritas tata kelola Dapodik dan siap mengambil tindakan tegas jika ditemukan penyalahgunaan data atau pelanggaran.
Gogot menambahkan,
"Apabila ditemukan adanya penyalahgunaan akses atau pelanggaran terhadap tata kelola Dapodik, Kemendikdasmen akan menindaklanjutinya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," tambahnya.
Kemendikdasmen menegaskan bahwa pengisian data murid ke Dapodik hanya dapat dilakukan oleh satuan pendidikan melalui akun resmi berdasarkan dokumen administrasi penerimaan peserta didik yang berlaku.
Sementara itu, Kemendikdasmen mengimbau orang tua, sekolah, dan masyarakat untuk tidak menyebarkan data pribadi seperti NIK, KK, alamat, nomor telepon, dan dokumen kependudukan kepada pihak tidak berwenang atau melalui kanal tidak resmi.
Warga juga diminta memastikan data anak di situs Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) sesuai kondisi sebenarnya dan melaporkan ketidaksesuaian ke sekolah atau dinas pendidikan setempat.
Berikut cara cek data peserta didik di laman NISN Kemendikdasmen: membuka situs resmi, memilih pencarian berdasarkan nama atau NISN, mengisi data yang diminta, lalu mencari data siswa untuk melihat status dan data lengkap.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow