Kecelakaan Lawan Arus di Inggris dan Irlandia Tewaskan 12 Orang
Sebanyak 12 orang tewas dalam rangkaian kecelakaan tragis akibat aksi mengemudi melawan arus di jalan raya utama Inggris dan Irlandia dalam kurun waktu kurang dari sepekan hingga Sabtu (22/8/2026). Pihak berwenang menduga perilaku berbahaya ini didorong oleh tren demi meraih popularitas di media sosial.
Insiden terbaru terjadi di jalan utama A66 dekat South Bank, sebelah timur Middlesbrough, Inggris timur laut, pada Sabtu pukul 03.39 waktu setempat. Sebuah mobil Volkswagen Passat yang melaju berlawanan arah menabrak mobil patroli Kepolisian Cleveland secara frontal hingga menewaskan seluruh tujuh penumpang di kedua kendaraan.
Dua di antara korban tewas merupakan petugas polisi yang sedang bertugas. Kepolisian Cleveland menyebutkan bahwa kedua petugas patroli yang gugur tersebut adalah Matthew Blades (37) dan Tom Clough (38).
Kantor Independen untuk Pengawasan Kepolisian (IOPC) mengungkapkan bahwa polisi sebelumnya sempat mengejar kendaraan mencurigakan tersebut sebelum tabrakan terjadi. Peristiwa ini pun memicu duka mendalam dari pejabat pemerintah Inggris.
"Ini adalah hari yang sangat menyedihkan bagi Cleveland," ujar Kepala Polisi Cleveland Victoria Fuller.
Victoria Fuller menggambarkan kedua anggotanya sebagai petugas pemberani yang gugur saat menjalankan tugas.
"petugas pemberani... yang tidak dapat kembali ke keluarga mereka setelah menyelesaikan tugas," kata Fuller.
Perdana Menteri Andy Burnham mengaku terkejut atas tragedi yang merenggut nyawa dua polisi dan lima warga sipil tersebut. Ia mengimbau publik untuk tidak berspekulasi selama proses penyelidikan independen berlangsung.
"terkejut," ujar Burnham.
Sebelum insiden di Inggris, kecelakaan serupa menewaskan lima remaja laki-laki di jalan tol M9 dekat Moone, County Kildare, sebelah barat Dublin, Irlandia, pada Minggu (16/8/2026). Mobil BMW curian yang mereka kendarai melawan arus bertabrakan frontal dengan mobil Hyundai yang membawa tiga perempuan dan seorang anak laki-laki. Seluruh remaja tewas, sedangkan empat penumpang Hyundai mengalami luka serius.
Kepolisian Irlandia (Gardai) mengonfirmasi bahwa para remaja tersebut sempat mengunggah video aksi mengemudi ugal-ugalan mereka di platform digital sebelum kecelakaan terjadi. Perdana Menteri Irlandia Micheal Martin menegaskan bahwa tindakan membahayakan ini tidak dapat ditoleransi.
"Tidak boleh ada toleransi terhadap perilaku sembrono yang belakangan kita lihat di jalan-jalan kita. Ini harus dihentikan," kata Martin.
Kepala Kepolisian Irlandia Justin Kelly menegaskan bahwa aksi mengemudi melawan arus semakin mengkhawatirkan karena sengaja dilakukan untuk menarik perhatian warganet.
"Yang membuat perilaku sembrono ini semakin mengerikan adalah dalam beberapa kasus dilakukan untuk media sosial," ujar Kelly.
Justin Kelly menambahkan bahwa para pelaku mengejar Reaksi publik tanpa memikirkan risiko fatal bagi pengguna jalan lainnya.
"Yang membuat perilaku gegabah ini semakin mengerikan adalah bahwa dalam beberapa kasus, hal ini dilakukan demi mendapatkan reaksi 'likes' di media sosial tanpa memedulikan dampak yang berpotensi menghancurkan bagi orang-orang tak bersalah maupun diri mereka sendiri," kata Kelly.
Pakar psikologi siber dari Universitas East London, Profesor Mary Aiken, turut menyoroti fenomena berbahaya ini. Menurutnya, para pengemudi nekat tersebut terobsesi dengan popularitas digital saat berkendara.
"menempatkan satu kaki di dunia nyata dan kaki lainnya di dunia maya," kata Aiken.
Mary Aiken menambahkan bahwa motivasi utama para pelaku adalah mendapatkan perhatian publik secara instan.
"Mereka memikirkan tentang 'like', mereka memikirkan tentang ketenaran," ujar Aiken.
Menanggapi maraknya konten aksi nekat tersebut, komite parlemen dan regulator media Irlandia telah memanggil pihak TikTok untuk menjelaskan mekanisme pendeteksian dan penghapusan video berbahaya. Pemerintah Irlandia kini mempertimbangkan untuk menetapkan aksi mengemudi melawan arus sebagai tindak pidana khusus.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow