Jonatan Christie Soroti Persaingan Terbuka Kejuaraan Dunia 2026
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, menilai peta persaingan sektor tunggal putra dunia saat ini semakin merata jelang Kejuaraan Dunia 2026 di New Delhi, India. Kondisi tersebut membuka peluang yang sama besar bagi pemain non-unggulan untuk mengamankan gelar juara.
Sebagaimana dilansir dari Detik Sport, dominasi konsisten yang sebelumnya dipegang nama-nama besar seperti Kento Momota dan Viktor Axelsen di panggung BWF World Tour kini mulai bergeser. Jonatan mencermati peningkatan kekuatan yang signifikan dari para pebulu tangkis lintas negara.
"Di satu sisi, ini bagus. Karena seharusnya ada lebih banyak kejutan. Terutama tunggal putra, di mana ada banyak pemain yang tidak hanya unggulan yang juara, yang bukan unggulan pun memiliki kesempatan yang sama," ujar Jonatan di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Pemain yang menempati posisi unggulan ketiga pada Kejuaraan Dunia 2026 itu menyebut ketatnya kompetisi membuat intensitas pertandingan sudah terasa tinggi sejak putaran awal. Absennya figur dominan tunggal putra menjadikan sulitnya memprediksi hasil laga.
"Jadi, menurut saya ini adalah salah satu hal baik untuk bulutangkis. Dan semakin seru lagi karena di babak-babak awal bisa ketemu dengan level yang sama," kata Jonatan.
Perubahan peta kekuatan ini dijadikan pelecut motivasi oleh Jonatan yang menuntut konsistensi serta kesiapan matang di setiap laga. Gelaran di New Delhi pada 17-23 Agustus 2026 mendatang menjadi partisipasi keenamnya di ajang Kejuaraan Dunia, usai sebelumnya tampil pada edisi 2018, 2019, 2022, 2023, dan 2025.
Catatan prestasi Jonatan di kejuaraan ini mencakup tiga kali pencapaian hingga babak perempatfinal pada 2019, 2022, dan 2025 yang lalu terhenti oleh Kunlavut Vitidsarn, serta dua kali terhenti di babak pertama pada edisi 2018 dan 2023.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow