Jonatan Christie Jadi Unggulan Pertama di China Masters 2026 dan Lawan Leong Jun Hao

Smallest Font
Largest Font

Jonatan Christie resmi menjadi unggulan pertama tunggal putra pada China Masters 2026 di Shenzhen, China, yang berlangsung pada 1-6 September 2026. Status ini membuat ia menjadi hambatan utama bagi wakil Malaysia, Leong Jun Hao.

Penetapan Jonatan sebagai unggulan pertama terjadi setelah penurunan peringkat beberapa pemain seperti Shi Yu Qi, Kunlavut Vitidsarn, dan Anders Antonsen. Saat ini, Leong Jun Hao berada di posisi ke-27 dunia dan telah tujuh kali bertemu Jonatan, dengan empat kemenangan di antaranya diraih Jonatan, termasuk dua laga terakhir di Kejuaraan Asia dan Malaysia Open 2026, menurut laman Juara.net dan media Malaysia The Star.

Media Malaysia menyebut, "Ironisnya, Jonatan menjadi pemain tunggal putra Indonesia pertama dalam 25 tahun yang menduduki posisi puncak sejak era Taufik Hidayat pada tahun 2000-2001," tulis The Star. Mereka juga berharap Jun Hao dapat memperbaiki peringkatnya dengan mengalahkan Jonatan.

Leong Jun Hao berpeluang bertemu Koki Watanabe atau Jason Gunawan jika berhasil melewati Jonatan. Namun, jalur Jun Hao cukup berat karena bagan China Masters juga diisi oleh beberapa unggulan lain seperti Shi Yu Qi, Kunlavut Vitidsarn, dan Anders Antonsen, serta tiga pemain tuan rumah: Lu Guang Zhu, Hu Zhe An, dan Weng Hong Yang.

Di sisi lain, ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin akan menghadapi ujian berat di babak 32 besar dengan melawan unggulan pertama Kim Won-ho/Seo Seung-jae. Ini merupakan pertemuan pertama mereka sebagai pasangan. Selain Leo/Daniel, tiga ganda putra Indonesia lain juga akan bertemu wakil Malaysia.

Pelatih pelatnas Jepang, Hitoshi Ohori, menanggapi cedera yang dialami anak didiknya di Kejuaraan Dunia 2026, terutama pada ganda putri Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto yang terpaksa menyerah melawan pasangan Indonesia Rachel Allesya Rose/Febi Setianingrum. Ohori menyatakan kekecewaannya karena cedera menghambat hasil tim Jepang, meski secara keseluruhan mereka berhasil membawa pulang dua medali dari kejuaraan tersebut.

"Saya sendiri juga merasa kecewa," ujar Hitoshi Ohori. "Para pemain sebenarnya sudah mengerahkan semua yang mereka bisa. Pada sektor ganda putra dan ganda putri, badai cedera mengadang kami sebelum turnamen digelar. Sangat disayangkan saat masalah kondisi mempengaruhi hasil..."

Ohori menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh mulai dari pelatih, staf, hingga pemain untuk mendukung target di turnamen berikutnya.

Dalam cabang olahraga lain, pembalap Indonesia Veda Ega Pratama menempati posisi ke-19 pada latihan bebas pertama Moto3 Aragon 2026 yang digelar pada 28 Agustus 2026. Sesi tersebut dimenangkan oleh Brian Uriarte dari Red Bull KTM Ajo, yang mengalami kecelakaan di sesi tersebut namun tetap memimpin catatan waktu.

Veda berhasil meningkatkan catatan waktunya hingga menempati posisi 14 sebelum sesi berakhir. Insiden juga sempat terjadi antara Guido Pini dan Leo Rammerstorfer, namun keduanya tidak mengalami kecelakaan serius.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed