Jaksa Agung Pimpin Upacara Hari Lahir Ke-81 Kejaksaan RI

Smallest Font
Largest Font

Jaksa Agung ST Burhanuddin memimpin upacara peringatan Hari Lahir ke-81 Kejaksaan Republik Indonesia di Lapangan Upacara Badan Diklat Kejaksaan RI, Jakarta Selatan, pada Rabu (2/9/2026). Upacara dimulai sekitar pukul 07.30 WIB dengan seluruh peserta mengenakan Pakaian Dinas Lapangan (PDL).

Penggunaan seragam PDL dalam upacara tahun ini berbeda dari biasanya yang menggunakan Pakaian Dinas Upacara (PDU). Koordinator di Direktorat Penuntutan pada JAM Pidsus, Muhamad Jefri, bertindak sebagai perwira upacara, sedangkan Kasubdit 1 C pada JAM Intelijen, Fatkhuri, bertugas sebagai komandan upacara. Wakil Jaksa Agung Asep Nana Mulyana turut membacakan sejarah singkat Kejaksaan yang memperingati pelantikan Gatot Taroenamihardja sebagai Jaksa Agung pertama pada 2 September 1945.

Peringatan tahun ini mengusung tema 'Mengembalikan Kepercayaan Publik Melalui Penegakan Hukum Berintegritas, Adil, dan Humanis'. Dalam amanatnya, Burhanuddin menyampaikan makna di balik penggunaan seragam PDL bagi seluruh jajaran Adhyaksa.

"Pilihan ini bukan sekadar perubahan seragam, melainkan memiliki makna yang harus kita hayati bersama. PDL yang kita kenakan hari ini melambangkan kesiapsiagaan insan Adhyaksa dalam menghadapi setiap keadaan," kata Burhanuddin.

Burhanuddin menegaskan pentingnya kesiapan jajaran institusi dalam mengabdi kepada masyarakat di tengah berbagai persoalan yang dihadapi Kejaksaan saat ini.

"Di tengah berbagai ujian yang sedang kita hadapi, kita diingatkan bahwa insan Adhyaksa harus senantiasa siap hadir, siap bekerja, dan siap mengabdi kapan pun negara dan masyarakat membutuhkan," kata Burhanuddin.

Ia juga mengakui adanya tantangan internal maupun eksternal yang sempat membuat institusi terpuruk, hingga memicu perenungan atas kinerja pelayanan hukum Kejaksaan. Kendati demikian, Burhanuddin meminta seluruh insan Adhyaksa menjadikan tantangan tersebut sebagai momentum perbaikan.

"Kita tidak boleh larut dalam keterpurukan. Tiap keterpurukan harus menjadi titik balik menuju keadaan yang lebih baik," kata Burhanuddin.

Ia menambahkan bahwa pemulihan marwah dan kepercayaan publik membutuhkan kerja sama seluruh jajaran Korps Adhyaksa secara berkelanjutan.

"Buktikan bahwa Kejaksaan mampu melewati ujian hingga menjadi semakin kuat. Inilah waktunya. Badai harus berlalu," kata Burhanuddin.

Guna melampaui masa-masa sulit tersebut, Burhanuddin menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dalam menjalankan tugas penegakan hukum.

"Pengalaman mengajarkan satu hal, tanpa soliditas dan solidaritas, kita tak akan mampu bertahan apalagi melayani masyarakat para pencari keadilan," kata Burhanuddin.

Sebelum pelaksanaan upacara puncak tersebut, jajaran Kejaksaan di seluruh Indonesia telah melaksanakan ziarah serta tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) wilayah masing-masing pada Selasa (1/9/2026).

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed