İsmail Kartal Tegaskan Tekad Fenerbahçe Lolos Liga Champions

Smallest Font
Largest Font

Fenerbahçe menahan imbang Olympique Lyon dengan skor 1-1 pada laga leg pertama play-off Liga Champions di Stadion Sukru Saracoglu, Istanbul, Rabu (19/8/2026), dan harus menentukan kelolosan pada leg kedua pekan depan.

Pelatih Fenerbahçe, İsmail Kartal, mengapresiasi disiplin taktik dan semangat juang pemainnya sepanjang pertandingan yang menurutnya sudah menunjukkan kesiapan berkompetisi di level Liga Champions.

"Hari ini kami memulai pertandingan dengan baik. Para pemain bermain sangat disiplin secara taktik dan bertarung keras dari awal hingga akhir pertandingan," ujar Kartal.

Meski hasil imbang, Kartal menilai timnya menciptakan peluang bagus dan bisa saja memenangkan laga ini. Namun, hasil tersebut menjadi modal untuk leg kedua.

"Meski tidak mendapatkan skor yang menguntungkan di kandang sendiri, pertandingan berakhir imbang 1-1. Kami hanya memiliki satu pertandingan lagi untuk bisa lolos ke Liga Champions," kata dia.

Kartal juga memuji dukungan luar biasa dari para suporter Fenerbahçe sepanjang pertandingan yang menciptakan atmosfer yang sangat positif.

"Terima kasih kepada para suporter Fenerbahçe yang memberikan dukungan luar biasa dari awal hingga akhir. Kami akan berjuang keras di leg kedua untuk lolos dan membuat para penggemar kami bahagia," ujarnya.

Selain itu, Kartal menyinggung kondisi fisik pemain yang harus diatur dengan baik karena beberapa pemain baru saja bermain dalam tempo ketat beberapa hari lalu.

"Kami memiliki kapasitas fisik untuk memainkan dua pertandingan. Namun, jika bertambah, kami mungkin tidak bisa mempertahankannya. Kondisi lapangan yang berat juga meningkatkan risiko cedera. Kami menunggu keputusan klub terkait penjadwalan ulang pertandingan berikutnya," jelasnya.

Dalam taktik, Kartal menegaskan bahwa mereka berusaha menjaga keseimbangan antara tekanan di lini depan dan kompak di lini tengah untuk menghindari celah bagi lawan yang atletis.

"Dalam pertandingan ini, kami tidak selalu melakukan pressing di depan karena itu bisa meninggalkan ruang kosong di belakang. Kami lebih memilih bertahan kompak di tengah dan melakukan serangan terorganisir," tambah Kartal.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed