iPhone 17 Pro Selamat Setelah Jatuh Dari Pesawat Ketinggian 3600 Kaki
Sebuah iPhone 17 Pro milik seorang seniman asal Kanada, Heather Cline, ditemukan masih utuh tanpa kerusakan setelah terlepas dan jatuh dari pesawat kecil pada ketinggian lebih dari 3.600 kaki di atas Regina, Saskatchewan, seperti dilansir dari Detik iNET pada Selasa (4/8/2026).
Peristiwa tersebut bermula ketika Heather mencoba mengambil foto lanskap dari udara menggunakan ponselnya melalui jendela pesawat yang terbuka. Aliran udara yang kencang mendadak menyedot perangkat tersebut hingga terlepas dari casing bergaya lanyard yang dikalungkan di lehernya.
"Saya sudah memesan pegangan tambahan agar (ponsel) terasa seperti kamera tradisional, tetapi barangnya belum sampai," kata Heather.
Merespons kejadian itu, suami Heather, David, bertindak cepat dengan meminta sang istri melacak posisi perangkat menggunakan fitur Find My. Pasangan tersebut langsung mendaratkan pesawat dan menuju lokasi koordinat untuk melakukan pencarian di area ladang canola.
"Saya menemukannya dan kupikir ponsel itu akan terkubur di tanah, hancur. Saya melihat ke bawah, ponsel itu ada di sana, menghadap ke atas, di dekat beberapa helai tanaman canola. Dan ternyata masih utuh," kata Heather.
Secara teknis, perangkat yang jatuh dari ketinggian ekstrem memiliki durasi waktu lebih lama untuk berputar ke posisi horizontal yang sejajar dengan permukaan tanah. Benturan dalam posisi telentang membuat distribusi gaya tersebar merata di seluruh bingkai sehingga meminimalisasi risiko kerusakan fatal.
Kondisi ini berbeda dengan ponsel yang jatuh dari saku atau meja karena tidak memiliki waktu cukup untuk berputar mendatar, sehingga sudut perangkat menabrak permukaan terlebih dahulu dan menerima konsentrasi gaya benturan. Selain itu, tekstur permukaan tanah serta rumput di ladang berperan penting dalam meredam energi benturan keras.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow