Inggris Taklukkan Prancis dalam Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia
Inggris mengalahkan Prancis dengan skor 6-4 dalam pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 di Stadion Hard Rock, Miami, pada Minggu, 19 Juli 2026. Laga yang dijuluki Final Perunggu ini diwarnai drama sepuluh gol setelah Prancis sempat tertinggal empat gol tanpa balas pada babak pertama.
Sebelum pertandingan berlangsung, manajer tim nasional Inggris memberikan pandangannya mengenai laga perebutan tempat ketiga tersebut.
"None of our players and none of the French players want to play this match," kata Thomas Tuchel, Pelatih Kepala Inggris.
Di kubu lawan, bek Perancis sempat menyatakan komitmennya untuk memberikan yang terbaik bagi sang pelatih yang akan segera mengakhiri masa jabatannya.
"pay back our coach" ujar Ibrahima Konate, Bek Tim Nasional Prancis.
Pemain belakang tersebut menilai sang pelatih telah memberikan kontribusi yang sangat besar bagi perkembangan sepak bola Perancis selama 14 tahun terakhir.
"(Didier Deschamps) did so much for the France team," ucap Ibrahima Konate, Bek Tim Nasional Prancis.
Ia pun mengajak rekan-rekan setimnya untuk mempersembahkan kemenangan sebagai bentuk apresiasi tertinggi di akhir turnamen.
"We must be grateful to him for that, and we need to do everything we can to win this game." tutur Ibrahima Konate, Bek Tim Nasional Prancis.
Namun, penampilan Les Bleus pada paruh pertama mendapatkan kritik tajam dari mantan pemain tim nasional yang kini menjadi pengamat sepak bola.
"a bluff" sebut Christophe Dugarry, Pengamat Sepak Bola Prancis.
Kekecewaan mendalam juga mengalir dari para pendukung Perancis yang menyaksikan langsung performa buruk tim kesayangan mereka di stadion.
"France, even though you don't care about this match. It's disgusting to allow 4 goals in the first half when there are fans who travelled and paid to support you in the stadium," kata seorang pendukung di platform X.
Sebaliknya, kubu pendukung Inggris merasa terkejut dengan rapuhnya lini pertahanan Perancis yang dengan mudah ditembus oleh para penyerang mereka.
"France are so bad, we can really take anything," kata seorang pendukung Inggris.
Beberapa suporter menilai para pemain Perancis kehilangan motivasi bermain setelah mereka gagal menembus babak final utama.
"France have actually just given up," kata seorang suporter di media sosial.
Ungkapan frustrasi terus bermunculan seiring terciptanya gol demi gol ke gawang Perancis sebelum turun minum.
"This France nah useless team" sebut seorang penggemar sepak bola.
Para penggemar juga menyoroti performa individu pemain belakang Perancis yang dinilai tampil sangat mengecewakan pada laga debutnya di turnamen ini.
"France conceded 4 goals in the entirety of the World Cup. Konate plays his first WC game vs England and concedes 4 goals in 45 mins 😭😭😭," kata seorang pendukung di platform X.
Dilansir dari laporan The New York Times, Inggris mencetak empat gol di babak pertama melalui Declan Rice, Ezri Konsa, dan dua gol Bukayo Saka. Prancis kemudian bangkit di babak kedua melalui dua gol Kylian Mbappe dan satu gol Bradley Barcola yang memperkecil ketertinggalan, meskipun Inggris tetap mengunci kemenangan dengan tambahan dua gol lainnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow