IHSG Menguat ke Level 6.330 Sesi I Saham ISAT Melonjak 17 Persen
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan sesi I dengan bergerak di zona hijau. Dikutip dari Investor Daily, indeks melesat 62,47 poin atau setara 1% menuju posisi 6.330,35.
Sepanjang paruh pertama hari perdagangan, IHSG merayap di kisaran level 6.272 hingga 6.336. Aktivitas perdagangan mencatatkan volume 19,43 miliar saham bernilai transaksi Rp 7,91 triliun dari 1.184.466 kali transaksi.
Penguatan pasar didorong oleh 449 saham yang menanjak, sementara 171 saham terkoreksi dan 170 saham bergerak mendatar. Di saat yang sama, kelompok saham unggulan LQ45 turut terangkat sebesar 0,46%.
Hampir seluruh sektor saham menopang laju IHSG pada penutupan sesi pertama. Sektor infrastruktur mencatat lompatan tertinggi dengan lonjakan mencapai 4,04%.
Penguatan ini diikuti oleh sektor teknologi yang melesat 1,99%, sektor energi sebesar 1,95%, sektor barang baku naik 1,45%, serta sektor perindustrian yang terangkat 1,13%.
Tekanan hanya melanda dua sektor. Sektor transportasi tercatat merosot sebesar 0,7% dan sektor kesehatan terkikis 0,14%.
Lonjakan Saham ISAT dan Jajaran Top Gainers
Saham PT Indosat Tbk (ISAT) mencuri perhatian pasar usai melesat tajam sebesar 17,21% hingga menyentuh level Rp 2.520 per lembar.
Kenaikan pesat juga membukukan jajaran saham pencetak keuntungan tertinggi (top gainers) lainnya. PT Duta Anggada Tbk (DART) melonjak 30,82% ke Rp 208, sementara PT Calculus Global Ventures Tbk (STAR) meroket 24,4% hingga terkena batas auto rejection atas (ARA) di posisi Rp 515.
Saham PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) dan PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) melengkapi deretan top gainers. CSAP naik 16,67% ke Rp 336 dan MDIA menguat 16,26% menuju Rp 286.
Jajaran Saham Top Losers dan Pergerakan Bursa Asia
Di sisi lain, saham PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) dan PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) terperosok hingga menyentuh batas auto rejection bawah (ARB).
Harga saham BAIK anjlok 15% menjadi Rp 476 dan AGAR terlempar 14,88% ke Rp 1.030. Tekanan top losers juga menimpa PT Sumi Indo Kabel Tbk (IKBI) yang jatuh 10,69% ke Rp 585, PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) tergerus 8,45% ke Rp 390, serta PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) melemah 7,87% ke level Rp 164.
Dari pasar regional, pergerakan indeks saham Asia terpantau bervariasi. Straits Times Singapura terkoreksi 0,63% dan Hang Seng Hong Kong anjlok 1,22%, sedangkan indeks Shanghai China menguat 0,29% dan Nikkei Jepang terangkat 0,73%.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow