Harga Emas Dunia Tembus US$ 4.600 per Troy Ounce

Smallest Font
Largest Font

Lonjakan harga emas dunia berhasil menembus level US$ 4.600 per troy ounce akibat dorongan sentimen risiko fiskal Amerika Serikat pada Selasa (25/8/2026), sebagaimana dilansir dari Investor Daily. Namun, tren kenaikan ini diprediksi menghadapi tantangan dari inflasi AS serta prospek suku bunga The Fed.

Penguatan harga emas terjadi setelah Departemen Keuangan AS mengambil langkah untuk memperbesar porsi pembelian utang pemerintah berjangka panjang. Kebijakan tersebut langsung memberi dampak signifikan pada pergerakan pasar komoditas global.

"Pergerakan terbaru ini menyusul keputusan Departemen Keuangan AS untuk meningkatkan pembelian utang pemerintah berjangka waktu lebih panjang," kata Ewa Manthey, Ahli Strategi Komoditas di ING.

Meskipun imbal hasil obligasi jangka panjang sempat memulihkan penurunannya, harga emas tetap mampu bertahan kuat di zona hijau. Kondisi ini mempertegas bahwa apresiasi aset aman tersebut tidak semata-mata dipicu oleh dinamika penurunan imbal hasil pasar modal.

"Meski demikian, emas terus menguat. Menurut pandangan kami, ketahanan emas menunjukkan bahwa reli ini bukan sekadar respons terhadap penurunan imbal hasil. Prospek pembelian kembali obligasi yang lebih besar oleh Departemen Keuangan AS telah mengalihkan kembali perhatian pada utang pemerintah dan kredibilitas fiskal. Hal ini juga memicu kembali kekhawatiran mengenai penurunan nilai mata uang, sehingga memperkuat daya tarik emas sebagai penyimpan nilai," ujar Ewa Manthey, Ahli Strategi Komoditas di ING.

Faktor pendukung lain berasal dari pelemahan mata uang dolar AS serta penurunan imbal hasil jangka pendek. Rilis data ekonomi AS yang melambat memicu ekspektasi bahwa Bank Sentral AS baru dapat memulai pemangkasan suku bunga pada tahun 2027.

Di sisi lain, aksi pemborongan emas oleh sektor resmi bank sentral global tercatat tetap solid. Pada Juni saja, total pembelian bersih bank sentral mencapai 51 ton, sehingga akumulasi sepanjang semester pertama menyentuh angka 102 ton dengan Tiongkok dan Polandia sebagai pembeli terbesar.

"Pembelian bersih yang dilaporkan bank-bank sentral mencapai 51 ton pada bulan Juni, menjadikan total pembelian pada semester pertama sebesar 102 ton, dengan Polandia dan Tiongkok sebagai pembeli utama. Kami memperkirakan pembelian oleh sektor resmi akan terus menopang pasar emas, namun kenaikan harga lebih lanjut akan semakin bergantung pada apakah investor di Barat mempertahankan minat baru mereka terhadap emas," kata Ewa Manthey, Ahli Strategi Komoditas di ING.

Proyeksi harga rata-rata emas pada kuartal keempat berada di level US$ 4.150 per troy ounce. Angka ini disusun berdasarkan perkiraan bahwa inflasi AS yang persisten bakal menahan kelanjutan penurunan imbal hasil obligasi.

"Prakiraan (harga emas) dari kami sebesar US$ 4.150 per troy ounce untuk kuartal keempat (harga rata-rata) didasarkan pada asumsi bahwa inflasi yang persisten akan mempertahankan kebijakan moneter AS yang restriktif dan mencegah penurunan imbal hasil secara berkelanjutan. Namun, kembali maraknya pembelian ETF, pelemahan dolar AS, dan meningkatnya kekhawatiran fiskal menciptakan risiko yang semakin nyata terhadap proyeksi kami," ujar Ewa Manthey, Ahli Strategi Komoditas di ING.

Aktivitas pembelian kembali dana investasi terpadu (ETF) berbasis emas dan daya tahan harga di tengah tingginya imbal hasil menjadi fondasi pemulihan pasar. Arah pergerakan selanjutnya akan sangat ditentukan oleh respons kebijakan The Fed terhadap laju inflasi.

"Koreksi harga emas tampaknya telah mencapai titik terendahnya. Kembalinya pembelian ETF dan ketahanan harga emas di tengah tingginya imbal hasil mengindikasikan bahwa pemulihan berada pada landasan yang lebih kokoh; namun, kenaikan lebih lanjut akan bergantung pada apakah permintaan investasi terus meningkat dan bagaimana respons The Fed terhadap inflasi yang persisten," kata Ewa Manthey, Ahli Strategi Komoditas di ING.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed