Harga Emas Dunia Melonjak Didorong Pelemahan Dolar dan Sinyal Teknikal

Smallest Font
Largest Font

Harga emas spot menguat 0,36 persen menjadi US$ 4.263,84 per ons troi pada perdagangan Kamis (6/8/2026). Penguatan logam mulia ini didorong oleh sinyal teknikal yang semakin kuat serta penurunan nilai tukar dolar Amerika Serikat, dilansir dari Investor Daily.

Analis Dupoin Futures Geraldo Kofit memproyeksikan harga emas masih berada dalam tren naik atau bullish. Pergerakan tersebut berpotensi menguji level resistance terdekat pada kisaran US$ 4.354 per ons troi setelah keluar dari fase konsolidasi.

Geraldo mencermati grafik harian emas yang berhasil menembus pola Bullish Pennant dan fase sideways. Kondisi ini dikonfirmasi oleh terbentuknya pola pembalikan arah Double Bottom yang menandakan tekanan jual mulai mereda di pasar.

Pola tersebut dikenal sebagai continuation pattern yang mengindikasikan tren naik sebelumnya kembali berlanjut setelah periode konsolidasi, kata Geraldo Kofit, Analis Dupoin Futures.

Kombinasi breakout teknikal tersebut dinilai menjadi fondasi utama bagi penguatan harga emas lebih lanjut. Jika level US$ 4.354 berhasil ditembus dengan volume tinggi, harga berpeluang melanjutkan reli menuju US$ 4.483 per ons troi.

Meski demikian, investor tetap diminta mewaspadai potensi aksi ambil untung (profit taking) setelah kenaikan harga yang cukup tajam. Oleh karena itu, penerapan manajemen risiko dinilai tetap penting, terutama saat harga mendekati area resistance utama, kata Geraldo Kofit.

Faktor fundamental geopolitik turut memengaruhi pergerakan emas, terutama terkait negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran yang dapat membatasi permintaan aset aman jika berjalan positif. Namun, pelemahan dolar AS di dekat level terendah beberapa pekan terakhir tetap menjaga emas lebih murah bagi pembeli ber-mata uang lain.

Apabila proses diplomatik menunjukkan hasil positif, permintaan terhadap aset safe haven berpotensi berkurang sehingga dapat membatasi kenaikan harga emas, kata Geraldo Kofit.

Selain itu, pelaku pasar sedang mencermati arah kebijakan moneter Bank Central AS (The Fed). Sinyal pelonggaran suku bunga diprediksi menjadi katalis positif tambahan bagi laju harga logam mulia tersebut.

Secara keseluruhan, prospek harga emas masih berada dalam jalur bullish selama sentimen fundamental tidak berubah signifikan, dengan target jangka pendek di US$ 4.354 per ons troi dan peluang menuju US$ 4.483 per ons troi apabila momentum beli tetap terjaga, kata Geraldo Kofit.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed