Harga Bitcoin Tembus Level 69 Ribu Dolar AS Pagi Ini
Harga Bitcoin melonjak hingga 7,4 persen menjadi US$ 69.443 per koin atau setara Rp 1,23 miliar pada perdagangan Kamis (20/8/2026) pagi WIB. Dilansir dari Investor Daily, penguatan ini dipicu oleh optimisme regulasi aset kripto di AS dan membaiknya likuiditas treasury.
Aset kripto terbesar ini bahkan sempat menembus angka US$ 70.000 untuk pertama kalinya sejak awal Juni. Berdasarkan data CoinMarketCap pukul 07.05 WIB, tren positif ini turut mendorong kenaikan pasar aset digital secara keseluruhan.
Kapitalisasi pasar kripto global terangkat 7,11 persen dalam 24 jam terakhir mencapai US$ 2,36 triliun. Pada periode yang sama, Indeks CoinDesk 20 melesat 8,4 persen, sementara Ethereum melonjak 17,96 persen ke level US$ 2.257 dan Binance Coin naik 4,11 persen menjadi US$ 627.
Reli harga Bitcoin mendapatkan sentimen positif tambahan dari dukungan politik di Amerika Serikat. Presiden AS Donald Trump mendesak Kongres untuk mempercepat pengesahan undang-undang struktur pasar kripto dalam pertemuan bersama para eksekutif perusahaan teknologi dan kripto di Gedung Putih.
Sejumlah pemimpin perusahaan besar seperti Coinbase, Gemini, Ripple, dan Chainlink Labs turut menghadiri pertemuan tersebut. Di sisi parlemen, Ketua Komite Perbankan Senat Tim Scott mengindikasikan bahwa Digital Asset Market Clarity Act berpeluang maju pada September, dengan pemungutan suara prosedural dijadwalkan pada 15 September.
Sektor keuangan AS juga memberikan sinyal positif setelah Menteri Keuangan Scott Bessent melipatgandakan nilai operasi pembelian kembali obligasi Departemen Keuangan AS. Langkah ini dinilai pelaku pasar mampu menopang likuiditas treasury bernilai lebih dari US$ 30 triliun sekaligus melonggarkan kondisi keuangan aset berisiko.
Dari kacamata teknikal, pergerakan ini berhasil melampaui level krusial sepanjang Agustus. Analis teknikal Aksel Kibar mencatat terbentuknya pola inverse head-and-shoulders sejak titik terendah Juni dengan neckline di US$ 66.600. Keberhasilan bertahan di atas titik tersebut membuka potensi kenaikan Bitcoin menuju US$ 76.000.
Meski demikian, reli aset digital masih membentang risiko dari arah kebijakan moneter bank sentral AS. Risalah rapat The Fed periode Juli menunjukkan mayoritas pejabat sepakat mempertahankan suku bunga, namun beberapa anggota tetap mengusulkan kenaikan jika laju inflasi tidak melambat sesuai target hingga akhir tahun.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow