GOTO Raih Laba Bersih Rp607 Miliar Pada Semester I 2026
PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp607 miliar pada semester I-2026, membalikkan posisi dari rugi bersih Rp580 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Capaian ini dilansir dari Investor Daily pada Kamis (30/7/2026). Pertumbuhan kinerja keuangan perseroan didorong oleh peningkatan pendapatan bersih sebesar 28% secara tahunan menjadi Rp11 triliun.
Pada periode yang sama, GOTO juga membukukan EBITDA yang disesuaikan sebesar Rp1,9 triliun atau melonjak 134% secara tahunan. Manajemen GOTO memutuskan untuk mempertahankan target EBITDA yang disesuaikan untuk setahun penuh 2026 pada rentang Rp3,2-3,4 triliun. Namun, target EBITDA disesuaikan untuk segmen on demand services (ODS) disesuaikan menjadi Rp1,4–1,5 triliun dari sebelumnya Rp1,7–1,8 triliun akibat penerapan tarif komisi 8% pada mobilitas roda dua.
Penyesuaian target pada segmen ODS tersebut ditopang oleh peningkatan target EBITDA disesuaikan segmen fintech menjadi Rp1,7–1,8 triliun. Peningkatan ini dipicu oleh pesatnya ekspansi serta adopsi layanan keuangan digital perseroan.
Konsensus per 30 Juli 2026 menunjukkan sebanyak 73,3% analis memberikan rekomendasi buy untuk saham GOTO. Analis dari berbagai lembaga keuangan, seperti DBS Bank, UBS, Jefferies, Citi, Macquarie, BNI Securities, dan PT Indo Premier Sekuritas, turut mempertahankan rekomendasi positif mereka. Analis Indo Premier Sekuritas Ryan Winipta memberikan penekanan kuat pada prospek profitabilitas perseroan dan merekomendasikan buy dengan target harga Rp110 per saham.
Laba bersih GOTO pada kuartal II-2026 tercatat sebesar Rp349 miliar, naik dibanding kuartal I sebesar Rp258 miliar. Secara keseluruhan, perolehan laba bersih semester I-2026 telah memenuhi 60% dari target konsensus setahun penuh, dengan laba usaha mencapai Rp782 miliar.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow