Gavi Mengalami Cedera Lutut Saat Barcelona Menang Atas Elche

Smallest Font
Largest Font

Gelandang Barcelona, Gavi, ditarik keluar akibat cedera lutut kanan pada menit ke-44 saat timnya meraih kemenangan 5-0 atas Elche di Stadion Martinez Valero pada Minggu, 23 Agustus 2026.

Pemain asal Andalusia tersebut mengalami masalah pada bagian bawah lutut kanannya usai melakukan tekanan di area penalti lawan. Gavi sempat melanjutkan laga sebelum akhirnya meminta bantuan medis dari dokter tim, Ricard Pruna, dan digantikan oleh Pedri.

Gavi langsung berjalan menuju ruang ganti untuk menjalani pemeriksaan awal oleh tim medis tanpa kembali ke bangku cadangan. Pemeriksaan lanjutan berupa pemindaian resonansi magnetik (MRI) dijadwalkan berlangsung pada Senin di Ciutat Esportiva guna memastikan tingkat keparahan cederanya.

Meskipun kewaspadaan meningkat mengingat riwayat cedera parah sang pemain di lutut kanan, staf pelatih mencoba meredam kekhawatiran publik usai pertandingan.

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, memberikan keterangan resmi terkait kondisi pemain tengahnya tersebut dalam sesi jumpa pers usai laga.

"Kami harus menunggu. Kita lihat saja. Ini masalah di lutut. Kami rasa ini kurang serius dari yang kami khawatirkan," kata Flick.

Flick juga menyampaikan pandangannya terkait performa keseluruhan tim serta penampilan para pemain lainnya dalam laga tersebut.

"Kami bertahan dengan sangat baik dan mencetak lima gol adalah hal yang fantastis. Kami kehilangan beberapa bola di babak pertama dan kurang kontrol," ujar Flick.

Terkait lini depan dan rotasi tim, Flick menambahkan evaluasi atas kinerja para pemain muda dan pilar tim.

"Ini harus dibicarakan minggu ini. Saya senang dengan hasilnya. Kita lihat saja," kata Flick.

Mengenai persiapan tim dan kualitas sesi latihan, Flick menegaskan pentingnya proses kerja harian.

"Saya melihat banyak kualitas dalam latihan dan di sinilah tempat untuk berkembang, hari ini kita telah melihatnya dalam pertandingan," ujar Flick.

Flick turut memberikan apresiasi khusus terhadap kontribusi alumni akademi serta intensitas permainan penyerangnya.

"Luar biasa kerja dari La Masia. Dia adalah seorang pemain nomor 6 atau 8. Dengan bola dia fantastis. Dia melakukan semuanya dengan baik, dia seratus persen siap untuk bermain," kata Flick.

Flick kemudian memberikan pujian kepada Raphinha yang membuka keunggulan tim lewat titik putih.

"Dia adalah contoh atas intensitasnya, dia memulai tekanan dan menjadi teladan bagi rekan-rekan timnya," ujar Flick.

Sebelum insiden yang menimpa Gavi, Barcelona unggul lebih dulu melalui eksekusi penalti Raphinha pada menit ke-13. Keunggulan tersebut bertambah sesaat sebelum jeda melalui gol Karim Adeyemi yang memanfaatkan umpan Raphinha.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed