Gaikindo Selesaikan Uji Jalan Kendaraan Bermesin Biodiesel B50
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyatakan bahwa kendaraan bermesin diesel yang melakukan uji coba jalan dengan bahan bakar biodiesel B50 sejauh puluhan ribu kilometer berada dalam kondisi aman.
Hasil pengujian yang dilansir dari Detik Oto pada Senin (13/7/2026) menunjukkan peningkatan efisiensi komponen kendaraan dibandingkan dengan penggunaan spesifikasi bahan bakar sebelumnya.
Ketua Bidang Pengembangan Pasar Gaikindo Jongkie Sugiarto mengonfirmasi bahwa para produsen otomotif telah menyiapkan unit kendaraan khusus untuk menguji ketangguhan bahan bakar baru ini di jalan raya.
"Jadi dari produsen diminta untuk menyiapkan kendaraannya. Lalu diuji coba pakai B50, jalan ke berapa puluh ribu kilometer. So far aman," kata Jongkie Sugiarto, Ketua Bidang Pengembangan Pasar Gaikindo.
Menteri Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia turut membenarkan bahwa kualitas biodiesel B50 melampaui formula B40 berdasarkan ketahanan filter bahan bakar kendaraan selama masa uji coba.
Daya tahan filter pada kendaraan uji coba B50 mampu bertahan hingga jarak 40.000 kilometer tanpa perlu diganti, sementara pada penggunaan B40 filter umumnya harus diganti setiap 10.000 hingga 20.000 kilometer.
"Apa dasarnya? Kalau B40 itu filternya itu diganti pada ukuran 10.000 sampai dengan 20.000 kilometer. Nah, untuk B50, bapak ada yang 40.000 belum diganti filternya," kata Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM.
Uji coba komprehensif tersebut telah berlangsung selama enam bulan dengan melibatkan berbagai moda transportasi lintas benua guna memastikan kecocokan teknologi mesin dari berbagai pabrikan.
"Ini test case-nya 6 bulan. Jadi kereta api, mobil Mercedes pun dites, Pak. Bus.
Tidak hanya Toyota, Mercedes pun oke. Jadi ini dari Asia sampai Eropa semua kita bikin, kapal-kapal semuanya kita tes," kata Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM.
Landasan hukum program ini bertumpu pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 4 Tahun 2025 serta Keputusan Menteri ESDM Nomor 257.K/EK.01/MEM.E/2026 yang mewajibkan pencampuran biodiesel sebesar 50 persen ke minyak solar. Pemerintah memberikan tenggat waktu transisi bagi penyedia BBM hingga 30 September 2026 untuk menghabiskan stok spesifikasi B40 sebelum beralih sepenuhnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow