Fosil T-Rex Gus Terjual Rp 898 Miliar dalam Lelang di New York
Sebuah fosil Tyrannosaurus rex (T-rex) berusia 67 juta tahun berhasil memecahkan rekor dunia sebagai dinosaurus termahal yang pernah dijual. Seperti dilansir dari Detikcom, fosil bernama Gus ini terjual dalam sebuah lelang yang diselenggarakan oleh Sotheby's di New York.
Sebanyak 7 penawar bersaing ketat selama 10 menit untuk memperebutkan fosil purba tersebut. Lelang akhirnya dimenangkan oleh seorang pembeli anonim dengan harga mencapai $50,1 juta atau setara sekitar Rp 898 miliar dengan kurs Rp 17.942.
Gus pertama kali ditemukan pada tahun 2021 di sebuah peternakan terpencil di negara bagian South Dakota, Amerika Serikat. Kerangka ini menjadi salah satu spesimen T-rex paling lengkap yang pernah ditemukan di dunia dengan total 183 tulang fosil.
Berdasarkan laporan ABC Science, T-rex ini diperkirakan hidup sekitar 72 hingga 66 juta tahun yang lalu. Pada masa itu, wilayah penemuan Gus merupakan dataran pantai luas yang hangat, memiliki permukaan laut tinggi, dan rawan dilanda banjir.
Proses penggalian tulang-tulang Gus berlangsung selama musim panas dari tahun 2021 hingga 2023. Setelah dievakuasi, para ilmuwan membutuhkan waktu tiga tahun lagi di laboratorium untuk menyusun kembali kerangka tersebut.
Hingga pada tahun 2026, kerangka Gus berhasil ditegakkan kembali dengan tinggi mencapai lebih dari 4 meter. Secara keseluruhan, bagian tubuh yang berhasil ditemukan mencakup lebih dari 60 persen dari total struktur tulangnya.
Kepala Divisi Sains dan Sejarah Alam Sotheby's, Cassandra Hatton, menyatakan bahwa Gus merupakan temuan yang sangat luar biasa karena didokumentasikan, dipersiapkan, dan dirawat dengan sangat baik.
Jejak Pertempuran dan Kritik Kepemilikan Pribadi
Para ilmuwan menemukan bukti kekerasan masa lalu pada tubuh Gus saat melakukan pemeriksaan. Terdapat bekas gigitan di bagian tengkorak serta tanda bahwa tulang rusuk dinosaurus ini sempat patah namun berhasil sembuh selama masa hidupnya.
Cedera yang dialami oleh Gus tersebut diduga kuat terjadi akibat aktivitas berburu makanan atau karena terlibat pertarungan sengit dengan dinosaurus lainnya.
Keberhasilan penjualan Gus sekaligus menggeser posisi Apex, seekor stegosaurus yang memegang rekor termahal sebelumnya dengan harga Rp 798 miliar. Apex dibeli oleh miliarder Kenneth Griffin pada 2024 dan dipinjamkan ke American Museum of Natural History.
Fenomena komersialisasi dan pembelian fosil dinosaurus untuk koleksi pribadi ini memicu kritik dari kalangan ahli paleontologi internasional.
"Amerika Serikat adalah satu-satunya negara di dunia di mana fosil seperti ini dianggap sebagai milik pribadi," kata Hatton.
Hatton menambahkan bahwa nilai tinggi dari penjualan Gus mencerminkan besarnya waktu dan sumber daya yang dihabiskan untuk menemukan spesimen tersebut. Menurut laporan BBC, identitas pembeli Gus diprediksi baru akan terungkap dalam beberapa waktu ke depan, dan fosil ini diperkirakan akan segera dipamerkan di salah satu museum di Amerika Serikat.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow