Egnatia Bantai Shamrock Rovers 5-1 di Kualifikasi Liga Europa

Smallest Font
Largest Font

Klub asal Albania, KF Egnatia, menyingkirkan Shamrock Rovers dari kualifikasi putaran ketiga Liga Europa setelah menang telak 5-1 pada laga leg kedua di Arena Egnatia. Kemenangan tersebut membuat Egnatia unggul agregat 6-4 atas jawara asal Irlandia tersebut.

Hasil buruk Shamrock Rovers diawali oleh gol cepat Daniel Adjessa pada menit keempat yang memanfaatkan ruang di luar kotak penalti. Tuan rumah kemudian menggandakan keunggulan melalui tembakan Alessandro Albanese yang berdiri tanpa pengawalan saat menyambut umpan silang.

Kesalahan komunikasi antara Roberto 'Pico' Lopes dan penjaga gawang Ed McGinty pada menit ke-20 dimanfaatkan oleh Ildi Gruda untuk mencetak gol ketiga Egnatia. Adjessa kembali membobol gawang lawan enam menit sebelum turun minum untuk mengubah skor menjadi 4-0.

Egnatia harus bermain dengan sepuluh pemain di akhir babak pertama setelah Edison Ndreca menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran terhadap Graham Burke. Kendati kalah jumlah pemain, Albanese kembali mencetak gol pada menit ke-48 untuk memperlebar keunggulan menjadi 5-0.

Shamrock Rovers hanya mampu memperkecil kedudukan lewat gol Graham Burke memanfaatkan bola muntah tembakan Danny Mandroiu yang mengenai tiang. Skor 5-1 bertahan hingga laga usai dan memastikan Egnatia melangkah ke babak berikutnya.

Sebelum kekalahan tersebut, Manajer Shamrock Rovers Stephen Bradley sempat memberikan pandangannya mengenai perkembangan penyerang Jonathan Afolabi dalam tim.

"Sangat jelas terlihat pada Jonathan bahwa ia semakin baik dalam setiap pertandingan yang dimainkannya," kata Stephen Bradley, Manajer Shamrock Rovers.

Ia menyampaikan pandangan tersebut setelah Afolabi tampil dalam laga domestik sebelum bertolak ke Albania.

"Sangat bagus pada hari Jumat ia bisa bermain lebih dari 60 menit tanpa masalah, jadi itu sangat membantu," ujar Stephen Bradley, Manajer Shamrock Rovers.

Bradley menekankan bahwa sang pemain masih dalam proses adaptasi dengan gaya permainan tim.

"Ia masih mempelajari cara kami bermain dan apa yang kami harapkan, namun ia adalah ancaman nyata dan Anda bisa melihatnya Jumat lalu serta Selasa sebelum melawan Egnatia. Saya senang untuknya karena berhasil mencetak gol pertamanya dan itu yang pertama dari banyak gol," kata Stephen Bradley, Manajer Shamrock Rovers.

Mengenai pendekatan taktik pertandingan leg kedua di Arena Egnatia, Bradley menegaskan target utamanya sejak awal.

"Kami harus pergi dan memenangkan pertandingan," ujar Stephen Bradley, Manajer Shamrock Rovers.

Ia juga menambahkan pandangannya mengenai strategi yang diusung timnya.

"Saya pikir kami tidak bisa mendekatinya dengan cara lain. Itulah tujuannya," kata Stephen Bradley, Manajer Shamrock Rovers.

Kekalahan ini membuat Shamrock Rovers terlempar ke babak play-off UEFA Conference League untuk menghadapi klub asal Finlandia, KuPS.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed