DKI Jakarta Sabet Juara Umum Kejurnas Wushu Kungfu 2026
Dominasi DKI Jakarta mewarnai gelaran Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Wushu Kungfu dan Alam Sutera Taolu Open 2026 yang resmi ditutup di Mall Alam Sutera Tangerang, Banten, Minggu, 26 Juli 2026 sore. Kontingen ibu kota sukses mengunci gelar juara umum setelah mengungguli ratusan pesaing lainnya, seperti dikutip dari Detik Sport.
Ajang bertaraf nasional yang bergulir sejak Kamis, 24 Juli 2026 tersebut diikuti oleh 700 atlet kungfu dari 13 provinsi serta 43 klub atau sasana. DKI Jakarta memimpin klasemen akhir perolehan medali dengan raihan 94 emas, 65 perak, dan 49 perunggu.
Jawa Barat menyusul di posisi runner up usai mengumpulkan 66 emas, 52 perak, dan 44 perunggu. Sementara itu, kontingen Jawa Timur menempati urutan ketiga dengan total 33 emas, 23 perak, dan 32 perunggu.
Keberhasilan DKI Jakarta semakin lengkap setelah Sasana Rajawali Sakti Jakarta menyabet gelar juara umum pada ajang Alam Sutera Taolu Open 2026. Sasana kepunyaan Herman Wijaya itu memimpin raihan medali dengan mengoleksi 20 emas, 16 perak, dan 24 perunggu.
Peringkat kedua dikuasai oleh Sasana Rahmat Wushu yang mengamankan 8 emas, 11 perak, dan 7 perunggu. Tempat ketiga diisi oleh Sasana Inti Bayangan lewat raihan 7 emas, 6 perak, dan 4 perunggu.
"Saya apresiasi perjuangan anak-anak yang berhasil menjadikan DKI Jakarta dan Rajawali Sakti menjadi juara umum pada Kejurnas Wushu Kungfu dan Alam Sutera Taolu Open 2026. Jangan lengah dan terus tingkatkan prestasi," kata Sekjen Pengprov WI DKI Jakarta, Herman Wijaya.
Para atlet terbaik dari kejuaraan terbuka ini akan langsung diproyeksikan untuk menghadapi agenda nasional berikutnya. Persiapan matang terus dilakukan demi menjaga performa para atlet di arena mendatang.
"Mereka yang terbaik dari hasil Alam Sutera Taolu Open 2026 akan disiapkan untuk menghadapi Kejurnas Taolu di Yogyakarta 2026," kata Pelatih Sasana Rajawali Sakti Jakarta, David Hendrawan.
Penyelenggaraan event ini menjadi bukti nyata komitmen Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) dalam menggalakkan pembinaan atlet secara berkesinambungan di tingkat nasional.
"Pak Ketum Airlangga Hartarto sangat perhatian dengan Kejurnas Wushu Kungfu dan Alam Sutera Taolu Open 2026. Beliau juga menyempatkan hadir untuk menyaksikan penampilan atlet-atlet muda pada event yang menjadi bagian dari program pembinaan berjenjang dan berkesinambungan dalam rangka meningkatkan prestasi wushu Indonesia ke depan," kata Sekjen PB WI, Ngatino.
Persaingan ketat dalam kejuaraan ini turut memicu lahirnya pesilat dan atlet muda potensial dari pelbagai daerah. Potensi besar tersebut diharapkan sanggup menopang prestasi olahraga beladiri Indonesia di tingkat dunia.
"Cukup banyak atlet potensial yang muncul di Kejurnas Wushu Kungfu. Kualitas mereka cukup bagus dan bisa membawa harum nama bangsa dan negara di ajang event internasional," kata Ngatino.
Kemunculan talenta baru dari nomor tradisional juga mendapat sorotan positif dari jajaran pengurus federasi. Tingginya partisipasi peserta menjadi indikator positif bagi masa depan cabang olahraga ini.
"PB WI bangga karena cukup banyak peserta yang hadir di Kejurnas Wushu Kungfu. Dan, kita juga bisa menyaksikan kemunculan atlet kungfu tradisional berkualitas. Saya yakin mereka bisa bersaing di ajang event internasional," kata Wakil Ketua Umum PB WI, Iwan Kwok.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow