DBS Dorong Kenaikan Saham MDKA dengan Proyeksi Laba Tinggi
PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dinilai memiliki akses langsung ke tambang emas, tembaga, dan nikel yang menjadi tren lonjakan harga komoditas dunia, sehingga diperkirakan menjadi katalis kuat untuk kenaikan sahamnya, dilansir dari Investor Daily pada 14 Agustus 2026.
Bank investasi DBS dari Singapura mencatat bahwa MDKA memiliki akses langsung ke sumber daya tambang utama, berbeda dengan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) yang masuk ke sektor emas dan tembaga lewat asosiasi dengan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN).
"Artinya, sekali beli MDKA, investor bisa langsung mendapatkan akses pertumbuhan di nikel, emas, dan tembaga," tulis DBS.
DBS juga menaikkan proyeksi laba bersih MDKA tahun 2027 hingga 221 persen menjadi US$165 juta, didorong oleh produksi tambang emas Pani yang diperkirakan mencapai 79 ribu ons pada 2026 dan meningkat menjadi 100 ribu ons pada 2027.
Produksi tambang Pani memiliki biaya rendah, hanya US$1.100 per ons, sehingga memberikan kontribusi EBITDA sebesar US$230 juta dengan margin kas sebesar 73 persen, didukung kenaikan harga jual rata-rata tambang TB Gold menjadi US$4.066 per ons.
DBS juga mencatat pertumbuhan penjualan bijih nikel PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) dari 17 juta ton pada 2025 menjadi 92 juta ton pada 2029, didukung oleh ekspansi fasilitas HPAL (High Pressure Acid Leach).
Dari sisi valuasi, saham MDKA kini diperdagangkan dengan rasio EV/EBITDA 6,8 kali, yang merupakan diskon 66 persen dari rata-rata lima tahun terakhir.
Dengan kondisi tersebut, DBS memberikan rekomendasi beli untuk saham MDKA dengan target harga Rp4.400 per saham, yang berarti potensi keuntungan mencapai 51 persen.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow