BKN Tunda Rilis Jadwal Resmi Pendaftaran CPNS 2026
Badan Kepegawaian Negara belum merilis jadwal resmi pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil hingga pertengahan Juni 2026 akibat proses pendataan kebutuhan pegawai yang belum selesai. Langkah ini diambil untuk merespons maraknya informasi tidak resmi terkait pembukaan seleksi aparatur sipil negara yang beredar luas di masyarakat. Pemerintah saat ini masih melakukan proses perhitungan serta pendataan kebutuhan pegawai di tingkat pusat maupun daerah.
Situasi tersebut membuat informasi mengenai pembukaan pendaftaran yang beredar luas di media sosial perlu diwaspadai oleh para pencari kerja karena belum ada pengumuman resmi terkait formasi, tahapan, dan waktu seleksi. Badan Kepegawaian Negara juga secara tegas menolak kebenaran dari berbagai informasi yang menyatakan bahwa pendaftaran seleksi pegawai telah dibuka untuk umum. Terkait peredaran kabar pembukaan seleksi di lingkungan kementerian, otoritas terkait memberikan konfirmasi langsung mengenai situasi internal.
"Sampai saat ini Keme..." kata Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Agama, Wawan Djunaedi.
Pihak kepegawaian menjelaskan bahwa seleksi tahun ini ditargetkan berjalan lebih cepat agar proses penetapan nomor induk pegawai tidak melewati batas tahun anggaran yang berjalan. Proses pengumuman formasi diperkirakan menjadi tahapan awal yang akan muncul sebelum pendaftaran resmi dibuka melalui sistem terintegrasi.
| Tahapan | Estimasi waktu 2026 | Keterangan |
|---|---|---|
| Pengumuman formasi | Juni-Juli 2026 | Rilis resmi di SSCASN |
| Pendaftaran online | Juli-Agustus 2026 | Melalui sscasn.bkn.go.id |
| Seleksi administrasi | Agustus 2026 | Verifikasi berkas pelamar |
| SKD CAT BKN | September-Oktober 2026 | Tes TWK, TIU, dan TKP |
| SKB | November-Desember 2026 | Tes bidang sesuai instansi |
| Pengumuman kelulusan | Desember 2026-Januari 2027 | Penetapan NIP |
Masyarakat diimbau untuk hanya merujuk pada kanal resmi seperti SSCASN, situs resmi lembaga kepegawaian, serta laman kementerian terkait untuk menghindari modus penipuan pengambilan data pribadi. Penipuan bermodus rekrutmen ini kerap berulang dengan mengarahkan calon pelamar ke tautan ilegal eksternal.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow