Bill Gates Hadiri Sun Valley Conference di Tengah Sorotan Kesaksian Kasus Jeffrey Epstein
Pendiri Microsoft, Bill Gates, kembali menarik perhatian masyarakat internasional saat menghadiri pertemuan bisnis elit Allen & Co. Sun Valley Conference di Idaho, Amerika Serikat. Pria yang kini berusia 70 tahun tersebut datang ke acara tahunan itu bersama kekasihnya, Paula Hurd, seperti dilansir dari Detik iNET. Kehadiran mereka memicu sorotan publik karena berlangsung tidak lama setelah munculnya kesaksian Gates mengenai hubungannya dengan mendiang Jeffrey Epstein.
Dalam dokumentasi media internasional, Gates dan Paula Hurd terlihat menaiki mobil golf menuju lokasi konferensi, dengan Gates sesekali memberikan senyuman kepada para fotografer.
Sun Valley Conference merupakan salah satu pertemuan bisnis paling tertutup di dunia yang digelar setiap bulan Juli oleh bank investasi Allen & Co. Acara ini sering mendapat julukan sebagai "summer camp for billionaires" karena mempertemukan para konglomerat, pimpinan perusahaan teknologi besar, investor, hingga figur media global.
Selain Gates, agenda tahun ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh industri teknologi dunia seperti pendiri OpenAI Sam Altman, CEO Apple Tim Cook, pendiri Amazon Jeff Bezos, dan CEO Palantir Alex Karp. Bagi Gates, konferensi ini sudah menjadi agenda rutin yang ia hadiri selama bertahun-tahun, sementara kebersamaannya dengan Paula Hurd di Sun Valley tahun ini merupakan penampilan ketiga mereka sejak hubungan keduanya diketahui publik pada awal 2023.
Meskipun selalu dihadiri oleh para pemimpin papan atas, seluruh pembahasan di dalam Sun Valley Conference hampir tidak pernah diumumkan kepada publik. Kerahasiaan yang terjaga ketat ini justru sering menjadi latar belakang lahirnya berbagai kesepakatan bisnis besar yang bernilai miliaran dolar. Di balik kemewahan acara tersebut, kedatangan Gates kali ini membayangi isu hukum setelah dirinya memberikan kesaksian selama sekitar enam jam di hadapan House Oversight Committee Kongres Amerika Serikat.
Dalam pemeriksaan itu, Gates memberikan keterangan mengenai hubungannya dengan Jeffrey Epstein yang sempat memicu kontroversi.
Gates mengakui bahwa dirinya pernah menjalin hubungan di luar pernikahan dengan dua wanita asal Rusia serta seorang pengusaha medis pada sekitar tahun 2010. Ia menjelaskan bahwa Epstein mengetahui detail informasi pribadi tersebut dan diduga berupaya menggunakannya sebagai instrumen untuk menekan dirinya. "Saya belajar bahwa Epstein mengetahui informasi sensitif tentang kehidupan pribadi saya, termasuk fakta bahwa saya pernah tidak setia dalam pernikahan," kata Gates dalam kesaksiannya.
Gates juga menambahkan bahwa Epstein memanfaatkan informasi tersebut, dikombinasikan dengan sejumlah tuduhan lain yang ia sebut tidak benar, demi memaksanya agar bersedia membangun hubungan kembali.
Persoalan ini semakin mencuat setelah isi email Epstein dipublikasikan pada tahun ini, yang mengklaim bahwa ia pernah membantu Gates mengurus obat-obatan terkait dampak hubungannya dengan beberapa wanita Rusia, memfasilitasi pertemuan dengan wanita yang sudah menikah, hingga menyediakan Adderall. Gates kemudian mengonfirmasi tiga nama wanita yang berkaitan dengan situasi tersebut, yaitu pemain bridge profesional Mila Antonova, fisikawan nuklir Karima Nigmatulina, serta Dr. Alice Jacobs Nesselrodt.
Kendati demikian, Gates menegaskan bahwa upaya pemerasan yang dilakukan oleh Epstein tidak pernah berhasil dan ia membantah telah melakukan segala bentuk pelanggaran hukum.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow