Badan Gizi Nasional Pangkas Anggaran Program Makan Bergizi Gratis
Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah efisiensi besar-besaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menata ulang daftar penerima serta mengevaluasi insentif Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sebagaimana dilansir dari Detik Finance pada Senin (20/7/2026).
Penghematan tersebut dipastikan memangkas alokasi dana BGN secara signifikan dari angka yang telah ditetapkan sebelumnya. Pagu anggaran awal BGN tahun ini sempat menyentuh Rp 335 triliun sebelum disesuaikan menjadi Rp 268 triliun, dengan porsi 93 persen dialokasikan khusus untuk MBG.
Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari menyampaikan penyesuaian perhitungan dana efisiensi program prioritas ini masih terus dikaji oleh internalnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.
"Kan otomatis, otomatis tuh nanti eh efisiensinya pasti akan otomatis mengikuti lah gitu ya. Jadi, kalau angka sih sementara ini mungkin saya belum bisa sebutkan, tapi sudah yang jelas sudah tidak Rp 268 triliun deh, sudah jauh berkurang, tapi angkanya karena saya masih berjalan prosesnya, saya belum bisa sebutkan ya," beber Agustina.
Proses perincian dana penghematan terus dimaksimalkan oleh BGN setelah Presiden memberikan instruksi dan tenggat waktu penyelesaian masalah operasional MBG selama satu bulan.
"Nanti, nanti teman-teman nulisnya..... padahal kami masih berproses dan jangan lupa di Ratas kemarin yang khusus membahas MBG yang pangan itu tiga tuh pak presiden memberi waktu satu bulan. Jadi, itu yang kami kejar sekarang supaya nanti harapan kami seefisien mungkin," sebut Agustina.
Di sisi lain, Kementerian Keuangan turut menanggapi langkah efisiensi anggaran BGN. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta publik menantikan hasil akhir perhitungan resmi dari BGN terkait pemotongan dana program tersebut.
"Mungkin (sekitar Rp 40 triliun). Tanya dia saja (BGN), dia lebih ngerti daripada saya. Nanti akan signifikan lah pemotongannya, tetapi bukan saya yang usul ya, Kepala BGN sendiri," ucap Purbaya.
Pertemuan tingkat tinggi antara pihak Kementerian Keuangan dan pimpinan BGN, termasuk Kepala BGN Nanik S. Deyang, dijadwalkan bakal digelar guna mematangkan strategi pelaksanaan MBG hingga akhir tahun anggaran.
"Saya mau ketemu Ketua MBG minggu-minggu ini, mau lihat seperti apa akhirnya strateginya dia untuk tahun ini. Tapi yang jelas kemungkinan ada penurunan," ujar Purbaya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow