Bassist PAS Band Trisno Jalani Operasi Sumbatan Darah di Kepala
Bassist PAS Band, Trisno, tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat mengalami komplikasi gagal ginjal dan sumbatan darah di kepala. Musisi senior ini bahkan harus menjalani tindakan operasi medis untuk menghentikan sumbatan yang berisiko memicu serangan stroke.
Drummer PAS Band, Sandy, mengonfirmasi kabar penanganan medis rekannya tersebut pada Kamis (23/7/2026). Sandy mengungkapkan bahwa kondisi fisik Trisno sebenarnya sudah memperlihatkan indikasi penurunan kesehatan sejak beberapa tahun belakangan.
"Sebenarnya sudah beberapa tahun ini kami melihat ada yang enggak beres sama kesehatan Trisno seperti kaki yang membengkak, agak kurus, tetapi emang Trisno itu rock n roll banget, enggak mau benar-benar periksa ke dokter," kata Sandy, drummer PAS Band.
Penurunan kondisi kesehatan Trisno sempat ditindaklanjuti melalui jalur medis beberapa bulan sebelum dilarikan ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan awal mengindikasikan adanya komplikasi berupa gangguan fungsi organ liver serta hipertensi.
"Hasil pemeriksaan beberapa bulan lalu memang ada indikasi gangguan di liver dan darah tinggi," ujar Sandy, drummer PAS Band.
Kondisi sang bassist memburuk pada pekan lalu setelah tubuhnya sangat melemah di rumah. Pihak keluarga dan personil band langsung membawanya ke rumah sakit, hingga tim medis mendiagnosis terjadinya gagal ginjal stadium lanjut.
"Baru minggu lalu akhirnya benar-benar kita bawa ke rumah sakit karena sudah lemah di rumah, akhirnya ketahuan terjadi gagal ginjal dan kira-kira fungsinya tinggal 5%, dan harus cuci darah," kata Sandy, drummer PAS Band.
Selain harus menjalani prosedur cuci darah secara intensif, tim medis menemukan adanya masalah fatal lain berupa sumbatan pembuluh darah di bagian kepala. Kondisi tersebut memaksa dokter mengambil tindakan pembedahan darurat.
"Yang bikin lebih berat karena ada sumbatan darah di kepala yang bisa ke arah stroke maka dilakukan operasi penghentian sumbatan," ujar Sandy, drummer PAS Band.
Pascaoperasi, tim medis menerapkan pengawasan ketat dan membatasi akses kunjungan bagi Trisno. Hal ini dilakukan demi mencegah terjadinya risiko kejang akibat respons saraf yang masih sangat sensitif.
"Kunjungan benar-benar dibatasi karena masih rawan kejang akibat operasi kalau terlalu aktif berpikir," kata Sandy, drummer PAS Band.
Proses pemulihan Trisno diperkirakan membutuhkan penanganan medis jangka panjang, termasuk pertimbangan opsi transplantasi ginjal. Sandy memungkas bahwa perawatan rutin masih terus dilakukan untuk menstabilkan kondisi fisik sang musisi.
"Kondisi terakhir masih intens cuci darah sampai ada kemungkinan untuk cangkok ginjal," ujar Sandy, drummer PAS Band.
Meski Trisno harus beristirahat total dari aktivitas panggung, PAS Band memastikan jadwal pertunjukan yang telah teragenda tetap berjalan menggunakan bassist pengganti sementara.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow