BAM Tunjuk Teo Kok Siang dan Pasang Chen-Cheng untuk Asian Games
Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) merespons hengkangnya pelatih ganda campuran Nova Widianto ke PBSI pada akhir Juli 2026 dengan menunjuk mantan pemain nasional Teo Kok Siang, sekaligus merombak pasangan Chen Tang Jie/Cheng Su Yin jelang Asian Games 2026.
Teo Kok Siang mengakhiri kekosongan posisi pelatih kepala ganda campuran dan mulai bertugas penuh di pelatnas Malaysia pada 1 September 2026. Penunjukan figur lokal ini sejalan dengan arahan Ketua Komite Performa BAM, Datuk Seri Lee Chong Wei, guna mempercepat adaptasi tim.
Sebelum diumumkan secara resmi, Direktur Kepelatihan Ganda BAM Rexy Mainaky memastikan kesepakatan kontrak telah tercapai. Di saat yang sama, BAM juga menunjuk Wong Pei Tty sebagai pelatih ganda putri baru.
"Sangat disayangkan kita hanya bisa menguji mereka di satu turnamen sebelum Asian Games," ujar Direktur Pelatih Ganda Malaysia Rexy Mainaky.
Keputusan merombak ganda campuran diambil setelah Toh Ee Wei mengalami cedera anterior cruciate ligament (ACL) dan harus menjalani perawatan medis di Australia. Eksperimen Chen Tang Jie bersama Clarissa San sebelumnya dihentikan usai hasil kurang maksimal di Korea Open 2026.
"Idealnya, kita seharusnya menguji mereka di Japan Open atau turnamen sebelumnya, tetapi hal itu akan tidak adil bagi Jimmy Wong yang masih berusaha mendapatkan poin peringkat bersama Su Yin," kata Rexy Mainaky.
Chen Tang Jie kini berduet dengan Cheng Su Yin dan dijadwalkan melakoni laga perdana pada ajang China Masters di Shenzhen, 1 September 2026, menghadapi ganda campuran tuan rumah Guo Xin Wa/Chen Fang Hui.
"Bukan hanya mencapai semifinal, tetapi juga mencatatkan kemenangan atas pasangan unggulan. Oleh karena itu, pengalaman Su Yin membuat kami memilihnya," ujar Rexy Mainaky.
Pengalaman Su Yin saat menumbangkan ganda campuran nomor satu dunia asal China pada ajang Singapore Open menjadi pertimbangan utama tim pelatih. BAM memproyeksikan duet baru ini untuk meraih medali pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, yang berlangsung mulai 19 September hingga 4 Oktober 2026.
"Orang tersebut sudah ada di sana dan semuanya sudah ditandatangani, tetapi pengumumannya oleh media BAM," kata Rexy Mainaky.
Keterlibatan Teo Kok Siang yang berpengalaman melatih sektor ganda BAM selama lima tahun hingga 2022 diharapkan mampu menjaga tren positif yang pernah diukir skuad Malaysia.
"Pelatihnya adalah pelatih lokal karena Ketua Komite Kinerja lebih fokus pada pelatih lokal," ujar Rexy Mainaky.
BAM mengonfirmasi bahwa kepastian penunjukan pelatih baru dan perombakan pasangan ini menjadi fokus utama persiapan menjelang keberangkatan tim nasional Malaysia ke Jepang.
"Idealnya, kita seharusnya menguji mereka di Japan Open atau turnamen-turnamen sebelumnya. Namun, melakukan hal itu saat itu akan tidak adil bagi Jimmy Wong, yang masih berusaha mendapatkan poin peringkat bersama Su Yin," kata Rexy Mainaky.
Melalui rilis resminya yang dikutip dari Berita Harian dan New Straits Times, BAM memastikan proses integrasi pasangan baru Chen/Cheng serta pelatih Teo Kok Siang berjalan beriringan dengan pemulihan cedera Toh Ee Wei.
"Sejujurnya, kami seharusnya memberikan lebih banyak kesempatan turnamen bagi mereka (Tang Jie dan Su Yin) untuk bermain bersama. Rasanya tidak adil bagi Jimmy," ujar Rexy Mainaky.
Pasangan Chen Tang Jie dan Cheng Su Yin dijadwalkan langsung bertolak menuju Shenzhen untuk memulai langkah awal mereka di China Masters 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow