Bahlil Lahadalia Laporkan Proyek Listrik Desa ke Presiden Prabowo

Smallest Font
Largest Font

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada siang ini untuk melaporkan sejumlah agenda strategis sektor energi. Pertemuan tersebut membahas mulai dari perkembangan proyek listrik perdesaan hingga persiapan operasional pabrik baterai terintegrasi.

Dilansir dari Detik Finance, program penyambungan listrik desa saat ini mencatat masih ada sekitar 11 ribu desa di Indonesia yang belum teraliri arus listrik. Sebagai langkah awal, pemerintah telah menyelesaikan infrastruktur kelistrikan untuk 1.400 desa yang kini posisinya sudah siap untuk diresmikan.

"Kami akan melaporkan karena sudah ada sekitar dari 11 ribu desa yang belum ada listrik, sekarang sudah ada sekitar 1.400 yang sudah selesai dikerjakan untuk siap untuk diresmikan. Jadi saya akan laporkan kepada Bapak Presiden," ujar Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM.

Selain mengenai pemenuhan hak listrik masyarakat desa, Bahlil turut membawa laporan mengenai penataan sektor pertambangan. Agenda ini menjadi perhatian khusus mengingat Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah memberikan instruksi langsung kepada Menteri ESDM untuk memberantas aktivitas tambang ilegal.

Pembahasan terakhir dalam pertemuan tersebut berfokus pada perkembangan proyek hilirisasi nikel, khususnya rencana peresmian pabrik baterai terintegrasi Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL) yang telah memulai peletakan batu pertama atau groundbreaking sejak tahun 2022.

"Sekarang sudah selesai, sudah bisa berproduksi. Ini bagian daripada implementasi hilirisasi daripada nikel," kata Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed