AS Bantah Kapal Tanker Terkena Ranjau di Selat Hormuz

Smallest Font
Largest Font

Militer Amerika Serikat membantah klaim Iran yang menyebut sebuah kapal tanker minyak terkena ranjau di Selat Hormuz, Senin (31/8/2026). Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan informasi tersebut adalah disinformasi.

Menurut CENTCOM, tidak ada kapal yang menghantam ranjau di Selat Hormuz dan klaim itu bertujuan menimbulkan ketakutan pada kapal komersial yang melintas di kawasan strategis tersebut.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) sebelumnya mengklaim sebuah kapal tanker minyak terbakar setelah menghantam dua ranjau saat mencoba melewati jalur yang disebut Iran sebagai rute ilegal di Selat Hormuz. IRGC menyatakan kapal itu berhenti sepenuhnya setelah terkena ranjau.

IRGC tidak memberikan detail mengenai korban atau tingkat kerusakan kapal tanker tersebut dan meminta agar semua kapal mematuhi prosedur pelayaran yang diumumkan pemerintah Iran.

Perselisihan mengenai ranjau di Selat Hormuz muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengklaim seluruh ranjau di jalur tersebut telah dibersihkan dan mengancam akan menerapkan kebijakan toleransi nol terhadap pemasangan ranjau baru.

Trump juga menyebut AS menggunakan teknologi Space Force untuk memantau kawasan dengan presisi tinggi. Sementara pejabat Iran menyatakan hanya Iran yang mengetahui lokasi ranjau di perairan tersebut.

Ketegangan meningkat setelah pasukan AS menyerang dua peluncur milik Iran di Pulau Larak pada Minggu, serangan pertama AS ke wilayah Iran sejak Juli.

Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran energi paling strategis di dunia dimana gangguan lalu lintas kapal dapat memicu kekhawatiran pasokan minyak dan perdagangan energi global.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed