Aryna Sabalenka dan Iga Swiatek Melaju di Cincinnati Open 2026
Petenis putri nomor satu dunia Aryna Sabalenka dan unggulan ketujuh Iga Swiatek berhasil mengamankan tempat di babak 16 besar turnamen WTA 1000 Cincinnati Open 2026 setelah mengalahkan lawan masing-masing dalam pertandingan yang berlangsung di Ohio.
Sabalenka tampil dominan dan hanya membutuhkan waktu 54 menit untuk menaklukkan petenis China Wang Xinyu dengan skor telak 6-1, 6-3. Hasil ini mencatatkan rekor 45 kemenangan beruntun bagi Sabalenka di level Masters 1000, di mana ia tidak menghadapi satu pun break point sepanjang laga.
Kemenangan cepat ini menjadi modal penting bagi pemain berusia 28 tahun tersebut yang tengah membidik gelar AS Terbuka ketiganya secara beruntun. Di babak selanjutnya, Sabalenka dijadwalkan bertanding melawan petenis asal Ceko, Sara Bejlek, yang berada di peringkat 35 dunia.
"Untuk mendapatkan kemenangan ini dalam waktu kurang dari satu jam adalah hasil yang luar biasa dan saya sangat senang bisa lolos," kata Sabalenka.
Petenis asal Belarusia tersebut menambahkan bahwa kepercayaan diri menjadi kunci keberhasilannya dalam melakukan pukulan tanpa ragu.
"Saya pikir saya benar-benar percaya pada diri sendiri dan saya melakukan pukulan-pukulan saya tanpa terlalu banyak berpikir," ujar Sabalenka.
Ia menegaskan penampilannya malam itu didukung oleh eksekusi strategi yang tepat sejak awal laga.
"Itu adalah senjata pada pertandingan malam ini," tutur Sabalenka.
Sementara itu, Iga Swiatek harus berjuang keras membendung perlawanan Maria Sakkari sebelum akhirnya menang 4-6, 6-1, 6-1 dalam tempo 1 jam 58 menit. Kemenangan ini memperpanjang rekor positif Swiatek menjadi delapan kemenangan beruntun usai menjuarai turnamen di Toronto pekan lalu.
Di set pertama, Swiatek sempat kesulitan mematahkan servis Sakkari dan melakukan 17 unforced errors. Namun, juara Grand Slam enam kali itu bangkit di set kedua dan ketiga dengan menggagalkan tujuh dari delapan peluang break point milik lawannya.
"Saya merasa bermain cukup baik pada set pertama, tetapi terkadang kurang presisi. Saya terlalu banyak mengarahkan bola kepada Maria dan dia memanfaatkan peluang," kata Swiatek.
Evaluasi terhadap pola permainan di set pembuka tersebut langsung ia terapkan pada set berikutnya demi mengendalikan alur pertandingan.
"Saya benar-benar ingin mulai menekannya agar dia tidak mendapat banyak kesempatan untuk menekan saya. Saya senang pada set kedua hal itu mulai berhasil dan saya bermain sedikit lebih baik," ujar Swiatek.
Setelah kekalahan di set pertama, Swiatek sempat beristirahat sejenak sebelum kembali tampil mendominasi untuk mengunci tiket 16 besar.
"Sulit menganalisis pertandingan ini. Saya bermain bagus di set pertama tapi saya kurang presisi, saya terlalu sering mengarahkan bola ke arahnya," kata Swiatek.
Perubahan taktik yang diterapkannya di dua set sisa berhasil menekan ruang gerak Sakkari hingga laga usai.
"Setelah itu saya ingin menekannya dan tidak memberi terlalu banyak peluang. Saya senang strategi itu mulai berhasil di set kedua, saya bermain sedikit lebih baik," tutur Swiatek.
Di laga lain, unggulan kedua Elena Rybakina menundukkan Magdalena Frech 6-4, 7-6 (2) dalam pertandingan yang sempat dua kali terhenti akibat hujan. Rybakina dijadwalkan berhadapan dengan Diana Shnaider pada babak keempat.
"Hari ini benar-benar gila, jujur saja. Setiap kali keluar lapangan, awan dan kelembapan menyelimuti," kata Rybakina.
Petenis Kazakhstan itu juga menyoroti kelelahan fisik yang sempat mengganggu fokusnya menjelang akhir set kedua.
"Saya punya peluang di tiga match point, tapi saat lelah, sulit menjaga konsentrasi," ujar Rybakina.
Meski menghadapi situasi sulit, Rybakina berhasil mengamankan poin-poin krusial dalam sesi tie-break.
"Saya bersyukur tie-break berpihak pada saya, saya hanya berusaha meraih poin sebanyak mungkin," tutur Rybakina.
Pada kategori putra, kejutan terjadi saat unggulan keempat Daniil Medvedev tersingkir usai dikalahkan Brandon Nakashima 6-7 (3-7), 7-6 (7-4), 6-1. Medvedev gagal memanfaatkan tiga match point pada set kedua sebelum Nakashima merebut set ketiga.
"Saat tertinggal di match point, saya hanya mencoba memberi tahu diri sendiri untuk terus berjuang di setiap poin," kata Nakashima.
Petenis Amerika Serikat itu mengakhiri laga dengan performa solid di set penentuan untuk melaju ke babak berikutnya.
"Saya sangat senang dengan level permainan di set ketiga," ujar Nakashima.
Kejutan lain terjadi ketika Nuno Borges menghentikan langkah Andrey Rublev dua set langsung 6-3, 6-4. Kekalahan tersebut dipastikan membuat Rublev terlempar dari peringkat 20 besar dunia untuk pertama kalinya sejak Januari 2020.
"Saya bermain luar biasa. Sangat berarti bagi saya untuk bisa mencapai babak keempat. Ini momen besar untuk saya," kata Borges.
Petenis lain yang mengamankan tempat di babak selanjutnya adalah Taylor Fritz setelah mengalahkan Daniel Merida 6-3, 6-4. Sementara itu, Elina Svitolina terpaksa mundur dari turnamen sebelum pertandingannya melawan Wang Xiyu akibat cedera pergelangan kaki.
"Saya telah disarankan oleh dokter untuk mengambil sedikit waktu untuk beristirahat dan pulih sepenuhnya," kata Svitolina.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow