Iga Swiatek Melaju ke Perempat Final Cincinnati Open 2026

Smallest Font
Largest Font

Petenis putri unggulan ketujuh, Iga Swiatek, melangkah ke perempat final Cincinnati Open 2026 setelah menundukkan wakil Prancis, Diane Parry, dengan skor 6-3, 6-3 di Ohio, Amerika Serikat, pada Rabu (19/8/2026).

Kemenangan dua set langsung tersebut membawanya mengukir rekor 30 kali menembus babak perempat final dari 48 turnamen level WTA 1000 yang pernah diikutinya sepanjang karier.

Keberhasilan menyingkirkan Parry juga mengukuhkan dominasi Swiatek dengan mencatatkan sembilan kemenangan beruntun di semua kompetisi, sekaligus mengamankan tempat di perempat final ketujuh pada musim 2026.

"Sangat menyenangkan mendengar hal itu. Biasanya setelah turnamen saya suka melihat angka-angkanya, tetapi selama bertanding saya hanya fokus pada pertandingan berikutnya -- tidak masalah apakah itu perempat final atau babak kedua, saya memperlakukan setiap pertandingan dengan cara yang sama. Namun saya tahu Wikipedia saya akan terlihat bagus! Kuncinya adalah fokus berada di saat ini, dan begitulah cara Anda mencapai angka-angka tersebut," kata Iga Swiatek, petenis putri Polandia.

Meski sempat kehilangan servis di gim pembuka set pertama, Swiatek dengan cepat membalikkan keadaan dan memegang kendali hingga memimpin 5-1 di set kedua. Parry sempat memberikan perlawanan ketat dengan memanfaatkan pukulan slice untuk memotong jarak poin, tetapi petenis bertahan tersebut berhasil mengunci kemenangan pada poin aktivasi keempat.

"Saya pikir bagaimana saya menyesuaikan diri dengan pukulan-pukulan slice dan bagaimana saya mengembalikannya. Tidak banyak situasi di mana saya merasa kehilangan ritme saat menghadapinya, yang mana itu tidak mudah karena dia punya slice yang bagus. Dia sering menggunakannya," ujar Iga Swiatek, petenis unggulan ketujuh.

Variasi pukulan lawan dalam laga tersebut mengingatkannya pada mantan petenis nomor satu dunia asal Australia, Ashleigh Barty, yang dikenal memiliki keahlian serupa.

"Jujur saja, ya. Terkadang ketika saya memukul menyusur garis, dia mematikan saya dengan forehand. Saya merasa 'Ya Tuhan, itu persis seperti yang [pernah saya rasakan sebelumnya]. Di sisi lain, saya sedang bersiap untuk Ash saat itu dan itu memberi saya kepercayaan diri," tutur Iga Swiatek, juara bertahan Cincinnati Open.

Pada babak perempat final, Swiatek dijadwalkan bertanding melawan unggulan kedua Elena Rybakina. Rybakina melaju ke delapan besar usai menghentikan perlawanan Diana Shnaider dua set langsung 6-4, 6-4 dengan mengandalkan delapan pukulan ace.

"Saya pikir servis saya bekerja dan sangat membantu saya dalam pertandingan ini karena saya tidak memulai dengan terlalu baik, dan saya merasa servis yang melakukan tugasnya. Secara keseluruhan -- lemparan bola, dorongan kaki, rotasi -- semuanya menyatu," kata Elena Rybakina, petenis putri Kazakhstan.

Pertemuan mendatang menjadi laga ulangan final turnamen di Toronto delapan hari lalu yang dimenangkan oleh Swiatek, sekaligus duel ulang semifinal Cincinnati Open tahun lalu.

"Sulit untuk mengatakan bahwa saya jauh lebih segar, tetapi kita akan lihat bagaimana kelanjutannya besok. Saya tidur nyenyak selama dua malam terakhir karena setelah Kanada terasa sangat berat. Kita lihat saja besok," kata Elena Rybakina, petenis unggulan kedua.

Sebelum melangkah ke babak 16 besar melawan Parry, Swiatek mengamankan posisinya usai membukukan kemenangan bangkit atas Maria Sakkari melalui pertarungan tiga set 4-6, 6-1, 6-1 dengan memenangi 12 dari 14 gim terakhir.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed