Argentina Tekuk Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
Tim nasional Argentina berhasil menembus babak final Piala Dunia FIFA 2026 setelah menumbangkan Inggris dengan skor dramatis 2-1 pada pertandingan semifinal hari Kamis, 16 Juli 2026. Kemenangan skuad asuhan Lionel Scaloni tersebut diwarnai aksi kontroversial gelandang Enzo Fernandez yang meniru selebrasi ikonik dan menggunakan lagu tema tim lawan setelah pertandingan usai. Fernandez memicu reaksi publik setelah mengunggah video di Instagram pribadinya yang menyertakan lagu "Wonderwall" dari Oasis, lagu yang menjadi simbol persatuan pemain dan suporter Inggris di bawah pelatih Thomas Tuchel.
Sadar akan sensitivitas situasi di tengah ketegangan yang meningkat antara kedua negara, gelandang Chelsea tersebut segera menghapus video tersebut dan menggantinya dengan versi tanpa suara.
Melalui akun Instagram resmi Topo Gigio, karakter marionette tikus terkenal asal Italia yang diciptakan oleh Maria Perego pada tahun 1958, muncul ucapan selamat khusus yang menyoroti aksi selebrasi Fernandez. "Amigos, ¿también vieron el partido entre Inglaterra y Argentina? Y, por casualidad, ¿la celebración del futbolista Fernández les recuerda a alguien? ¡Exacto, a mi amigo Riquelme! ¡Y esos son mis orecchiette! ¡Jejeje! Felicitaciones a Argentina por la victoria de ayer, y ahora... ojos en la final! ¡Mi bigote ya tiembla de emoción!" reza publikasi Topo Gigio.
Aksi memegang telinga yang ditiru Fernandez tersebut awalnya dipopulerkan oleh Juan Román Riquelme saat membela Boca Juniors melawan River Plate sebagai bentuk protes kontrak kepada presiden klub saat itu, Mauricio Macri. Ketika ditanya mengenai alasan gerakan tangan di belakang telinga seperti ingin mendengarkan tersebut, Riquelme memberikan alasan bahwa tindakan itu murni karena putrinya merupakan penggemar berat karakter Topo Gigio.
Insiden unggahan lagu oleh Fernandez ini dinilai memperkeruh hubungan kedua tim yang sebelumnya sudah memanas akibat penyelidikan Komite Disiplin independen FIFA terkait dugaan pesan politik yang dibawa pemain Argentina ke lapangan. Di sisi lain, kemenangan ini mengantarkan Argentina ke partai puncak untuk menghadapi sistem permainan berbasis penguasaan bola dari Spanyol di New York, New Jersey, yang sekaligus membuka peluang Lionel Messi memenangkan Balón d'Or kesembilannya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow