Analis Merekomendasikan Aksi Beli Saham Telkom Indonesia

Smallest Font
Largest Font

KB Valbury Sekuritas merekomendasikan aksi beli untuk perdagangan saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) pada Senin (20/7/2026) setelah mencatat kenaikan signifikan pekan lalu. Penguatan harga instrumen investasi ini dilansir dari Investor Daily pada hari Minggu (19/7/2026).

Target harga harian saham perusahaan telekomunikasi pelat merah tersebut dipatok pada level Rp 2.710. Para pelaku pasar modal disarankan melakukan pembelian pada kisaran harga masuk Rp 2.580 hingga Rp 2.660.

Secara analisis teknikal, batas atas pergerakan berada di angka Rp 2.710 dengan batas bawah pada Rp 2.580. Fluktuasi harga ini terjadi setelah komoditas ekuitas bersandi TLKM tersebut ditutup melonjak sebesar 5,1 persen ke level Rp 2.660 pada hari Jumat (17/7/2026).

"Waspada jika harga menembus Rp 2.580. Stop loss di level Rp 2.450," tulis KB Valbury Sekuritas dalam ulasannya.

Meskipun performa saham melejit 7,2 persen dalam sepekan terakhir, nilai emiten ini tercatat menyusut sebesar 9,2 persen dalam satu bulan terakhir. Penurunan performa secara tahun berjalan bahkan menyentuh angka hingga 23,5 persen.

Saat ini, perseroan tengah memproses pelepasan kepemilikan 70 persen saham anak usahanya, PT Telkom Data Ekosistem (NeutraDC). Nilai divestasi pengelola pusat data tersebut diperkirakan mencapai kisaran 1 hingga 1,5 miliar dolar AS demi menggandeng mitra strategis global.

"TLKM menyampaikan bahwa daftar kandidat akhir telah ditetapkan dan transaksi ditargetkan rampung tahun ini," tulis analis BRI Danareksa Sekuritas, Kafi Ananta dan Erindra Krisnawan dalam risetnya.

Skema transaksi pelepasan aset tersebut diproyeksikan akan lebih difokuskan untuk memenuhi kebutuhan pendanaan belanja modal pembangunan kapasitas baru. Meski skema final belum diputuskan, langkah korporasi ini diyakini mendatangkan dampak positif bagi induk perusahaan.

"Meski demikian, masuknya operator pusat data global dengan valuasi US$ 1-1,5 miliar berpotensi membuka nilai tambah bagi Telkom," ungkap Kafi.

Divestasi tersebut berpotensi menaikkan target harga saham TLKM sebesar 4 persen menjadi Rp 3.900 dengan asumsi valuasi rasio EV/EBITDA gabungan sebesar 5,4 kali. Saat ini, BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan anjuran beli dengan target harga mencapai Rp 3.750.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow