Alashkert FC Hadapi CFR Cluj pada Kualifikasi Liga Konferensi Eropa
Alashkert FC bertanding melawan klub Rumania CFR Cluj dalam laga leg pertama kualifikasi putaran kedua Liga Konferensi Eropa UEFA di Stadion Akademi Sepak Bola, Yerevan, pada Kamis, 23 Juli 2026.
Pertandingan ini menjadi ujian berat bagi Alashkert yang dilatih Vahe Gevorgyan setelah lolos secara dramatis lewat adu penalti melawan FC Yelimay di putaran pertama dengan agregat 3-3 dan keunggulan penalti 8-7.
Sebaliknya, CFR Cluj yang kini dinakhodai mantan bos Porto B Antonio Folha langsung memulai kompetisi Eropa dari putaran kedua ini setelah finis di peringkat ketiga liga domestik Rumania musim 2025-2026.
Sebelum terbang ke Armenia, Cluj sempat menelan kekalahan 2-1 dari Otelul pada laga pembuka liga domestik mereka, sementara Alashkert mengandalkan ketajaman Momo Toure yang mengoleksi 12 gol dari 29 laga.
Pelatih kepala Alashkert, Vahe Gevorgyan, memberikan taklimat media mengenai kesiapan timnya serta analisis kekuatan lawan menjelang pertandingan krusial tersebut.
"Pertama-tama, saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk berterima kasih kepada para pendukung yang telah melakukan perjalanan jauh dan mendukung kami di Kazakhstan. Saya meminta mereka untuk menghadiri pertandingan besok juga. Saya berharap akhir yang dramatis pada pertandingan sebelumnya akan membawa lebih banyak pendukung ke stadion," kata Vahe Gevorgyan, Pelatih Kepala Alashkert FC.
Gevorgyan menambahkan bahwa timnya tetap bekerja dengan tenang sepanjang pekan untuk menjaga kestabilan emosi para pemain setelah laga melelahkan di fase sebelumnya.
"Mengenai pertanyaan tersebut, saya setuju bahwa sering kali sulit bagi sebuah tim untuk pulih setelah mengalami emosi yang begitu kuat, dan hal itu dapat memengaruhi pertandingan berikutnya. Namun, sepak bola adalah permainan emosional, dan tidak mungkin bermain tanpa emosi. Kami bekerja dengan tenang sepanjang minggu. Kami selalu bermain dengan gairah dan emosi, dan saya yakin pertandingan besok juga akan menjadi pertandingan yang emosional," kata Vahe Gevorgyan, Pelatih Kepala Alashkert FC.
Terkait sejarah pertemuan masa lalu Cluj dengan klub Armenia lainnya seperti Pyunik, Gevorgyan menegaskan fokusnya hanya tertuju pada skuad Cluj saat ini.
"Pertandingan melawan Pyunik terjadi sudah cukup lama. Banyak yang telah berubah sejak saat itu, termasuk pelatihnya, jadi saya tidak mempelajari pertandingan tersebut secara terperinci. Kami telah menganalisis tim CFR Cluj saat ini dengan sangat teliti.
Mereka telah memainkan pertandingan liga pertama mereka musim ini. Mereka adalah tim yang sangat kuat, dan kita semua tahu klub ini memiliki sejarah yang kaya. Kami menghormati lawan kami, tetapi kami tidak takut pada siapa pun," kata Vahe Gevorgyan, Pelatih Kepala Alashkert FC.
Ia juga membandingkan gaya permainan total football dari Cluj yang dianggapnya mirip dengan karakter permainan klub Armenia, Urartu.
"Sulit untuk membandingkan CFR Cluj dengan tim-tim Armenia karena setiap lawan di kompetisi Eropa memiliki gaya permainan khasnya sendiri. Namun, dalam hal pendekatan mereka, saya akan membandingkan mereka dengan Urartu. Ketika mereka menguasai bola, mereka mencoba menciptakan kekacauan, mencari ruang terbuka, menikmati mengendalikan bola dan memainkan bentuk total football dengan rotasi posisi yang sering. Mereka adalah tim yang menarik," kata Vahe Gevorgyan, Pelatih Kepala Alashkert FC.
Mengenai kondisi fisik para pemain, Gevorgyan memastikan seluruh anggota timnya berada dalam kondisi bugar.
"Kami sepenuhnya siap untuk pertandingan ini," kata Vahe Gevorgyan, Pelatih Kepala Alashkert FC.
Ia juga berharap keunggulan jumlah pertandingan kompetitif yang telah dijalani Alashkert di kancah Eropa dapat memberikan dampak positif bagi kebugaran fisik pemainnya.
"Kami hanya memainkan satu pertandingan kompetitif lebih banyak, tetapi saya berharap itu akan membantu kami. Pertandingan akan menunjukkan seberapa baik kesiapan tim secara fisik dan fungsional. Saya berharap kami akan menjadi tim yang dipersiapkan dengan lebih baik," kata Vahe Gevorgyan, Pelatih Kepala Alashkert FC.
Saat ditanya mengenai prioritas strategi antara mencetak gol atau menjaga gawang agar tidak kebobolan, Gevorgyan menegaskan target utamanya.
"Yang paling penting adalah menang," kata Vahe Gevorgyan, Pelatih Kepala Alashkert FC.
Dilansir dari ysscores.com, kedua tim menerapkan formasi serupa 4-3-3 dalam pertandingan ini, dengan Alashkert yang dipimpin oleh kapten Nalbandyan dan Cluj dipimpin oleh Camora.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow